Monday, October 6, 2014

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Menyikapi janji pihak perusahaan perkebunan PT PAH pada Jum'at (16/5) tiga bulan yang lalu di Pendopo rumah Dinas Bupati Tebo, Kabid Bina Usaha di Disbun Kabupaten Tebo, Errafik Erfiany, SP menyarankan kepada masyarakat anggota KUD OGMI agar melaporkannya kepada Bupati Tebo, Sukandar.

“Saya kira permasalahannya sudah selesai. Terus terang saya baru tahu dan terkejut.  Saya sarankan agar melaporkan hal itu kepada bapak Bupati, bahwa hingga saat ini kesepakatan tersebut belum terealisasi,” ujar Rafik sewaktu dikonfirmasi Teboonline.com, Senin (6/10).

Rafik juga menyarankan agar laporan tersebut ditembuskan kepada pihak perusahaan dalam hal ini adalah PT PAH, Dinas Perkebunan Tebo. “Kalau sudah dilaporkan kepada bapak Bupati, baru kita ambil langkah selanjutnya. Akan kita tanyakan kepada pimpinan perusahaan,” kata Rafik lagi.

Disinggung tentang rencana warga yang tergabung dalam KUD OGMI akan melakukan aksi panen massal, Rafik menyayangkan langkah tersebut.

"Kalau pandangan warga sudah seperti itu mau bagaimana lagi. Saran saya sebaiknya jangan dilakukan karna hal itu akan merusak dan berdampak negative,” pungkasnya mengakhiri.

Diketahui, sesuai hasil rapat antara anggota KUD OGMI dengan PT PAH dan pihak-pihak terkait pada Jum'at (18/5) di pendopo rumah Dinas Bupati Tebo, yang dipimpin langsung oleh Bupati Tebo,  Sukandar didapati kesepakatan bahwa pihak perusahaan menyanggupi melakukan pematokan dan pemetaan secara rinci masing-masing lahan milik anggota kelompok tani yang tergabung dalam KUD OGMI. Pekerjaan pematokan tersebut dilakukan paling lambat akhir Juni 2014. (peta)