Waoww...! Ada PSK Dibawah Umur Di Kafe Linda


Para PSK saat diambil Sampel darahnya, tampak
PSK paling kanan pakai celana merah adalah PSK dibawah umur
RIMBOBUJANG – Jumlah Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang tersebar dibeberapa Kafe di Kecamatan Rimbo Bujang, tampaknya terus bertambah. Terlebih lagi, paska ditutupnya lokalisasi Payosigadung atau Pucuk, Jambi.

PSK eks Pucuk tersebut disinyalir masuk ke wilayah Kecamatan Rimbo Bujang, sehingga menambah jumlah PSK yang beroperasi di Kecamatan Rimbo Bujang. Hal itu dapat diketahui saat tim Kesehatan Puskesmas Rimbo Bujang melakukan pemeriksaan Sampel darah para PSK di Kafe Poros belakang Masjid At Takwa jalan Pahlawan Kelurahan Wirotho Agung.

Saat itu, ada 15 orang PSK dari tiga Kafe yakni Kafe Linda, Kafe King dan Kafe Poros. Sebelum diambil sampel darahnya, mereka didata terlebih dahulu satu persatu. Rata – rata, mereka berusia 21 tahun keatas yang berasal dari berbagai daerah seperti, Jawa, Lampung, Jambi dan ada juga yang dari daerah di Kabupaten Tebo.

Dari 15 orang PSK tersebut, diyakini salah satu diantaranya masih dibawah umur dan saat memberikan biodata kepada tim, PSK tersebut bohong. Menurut salah seorang pemilik Kafe yang beroperasi dilokasi tersebut, PSK tersebut berusia 15 tahun dan bekerja di Kafe Linda.

“ Yang pake Celana Merah dan Kaos warna putih itu masih dibawah umur bang, usianya sekitar 15 tahun,” ujar pemilik Kafe yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa PSK tersebut saat diambil sampel darahnya kemarin memakai Celana warna merah dan kaos warna putih.

Pantauan Teboonline.com dilapangan menyebutkan, dibelakang Masjid At Takwa tersebut saat ini sudah ada 4 buah Kafe yang menyediakan PSK dan mirip dengan sebuah lokalisasi prostitusi karena jaraknya pun terpencil dari pemukiman penduduk. Jaraknya kurang lebih setengah Kilo dari Lintas Rimbo Bujang. (crew)


Related News