Friday, October 10, 2014

Tim penertiban Wirotho Agung mengamankan salah satu Waria
saat penertiban di Taman Terminal Rimbo Bujang
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Paska digelarnya Razia oleh Satpol PP Tebo baru - baru ini difasilitas umum seperti Terminal Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, yang berhasil menjaring belasan remaja saat bermesraan dan mabuk- mabukkan didalam kompleks terminal tersebut, kini Tim penertiban lingkungan besutan Lurah Wirotho Agung, aktif setiap malam melakukan Patroli di beberapa titik rawan.

Selama ini, Terminal Rimbo Bujang dijadikan tempat mangkal atau ngumpul para remaja dimalam hari untuk mengumbar mabuk - mabukan, seksual dan perbuatan kenakalan remaja lainnya hingga meresahkan masyarakat setempat.

Tim penertiban lingkungan, yang dikomandoi oleh Tarigan yang beranggotakan Linmas dan pemuda, setiap malam gencar melakukan patroli ditempat rawan Kamtibmas dengan sasaran lokasi seperti dalam kompleks Terminal, Lapangan Jalan RA Kartini, depan kompleks Puskesmas Rimbo Bujang II, Samping kompleks Ponpes Nurul Jadid, Lapangan Jalan Sultan Taha dan tempat lainnya.

" Benar, Tim kita setiap malam stand by  kumpul di Posko Pada waktu jam malam, Tim bergerak melakukan patroli dilokasi Target Operasi (TO)," Ungkap Tarigan didampingi Didin pada Teboonline.com, Kamis (9/10).

Imbuh Tarigan, menurutnya Tim penertiban lingkungan selama ini, kerap menjaring sekelompok remaja (ABG-red) yang sedang bermesraan dan mabuk Miras di beberapa lokasi. Diakuinya, selama ini mereka yang terjaring hanya sebatas kita beri nasihat dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, selanjutnya mereka kita serahkan kepada orang tuanya.

" Namun, mulai sekarang ini, pelaku yang terjaring Tim penertiban lingkungan tidak dapat di tolelir lagi, mereka yang tertangkap basah melanggar norma susila akan kita kenakan sanksi tegas, sesuai pelaturan jalur yang berlaku," tandas Tarigan.

Lurah Wirotho Agung Soedjarijo, dikonfirmasi membenarkan Tim penertiban lingkungan setiap malam melakukan patroli. Dan selama ini Tim penertiban masih bertoleransi sebatas pembinaan saja, terhadap kelompok remaja yang terjaring.

Namun, dampaknya tidak ada efek jera bagi kelompok remaja. Oleh karenanya, selanjutnya pelaku yang terjaring Tim penertiban akan ditindak tegas sesuai peraturan yang berlaku. 
Dikatakannya lagi, sejak digelarnya Razia oleh Satpol PP baru - baru ini, lokasi yang sering dijadikan ngumpul oleh kelompok remaja keadaannya sunyi.

" Memang saat ini lokasi itu sunyi, tapi masih ada juga ditemui beberapa remaja masih ngumpul dilokasi yang dijadikan Target Operasi Tim penertiban. Sayangnya, para remaja tersebut super hati - hati. Pasalnya, begitu nampak petugas Tim mereka pun langsung kabur," tutur Lurah.

Informasi yang dihimpun Teboonline.com, sebelumnya lampu listrik Taman Terminal Wirotho Agung sengaja dimatikan, karena pada saat dipagi hari sering ditemukan dilokasi tersebut botol miras, plastik bekas bungkus tuak, celana dalam perempuan dan kondom yang berserakan. Mulai beberapa hari yang lalu lampu listrik sudah menyala pada malam hari di Taman Terminal , sehingga sudah lumayan tampak terang. (asa)