Tersangka Cetak Sawah Kamis Besok Bakal Dilimpahkan Ke Pengadilan Tipikor Jambi

Kasi Pidsus Kejari Tebo, Beny Siswanto
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Kasus korupsi cetak sawah tahun 2012 dengan tersangka yz, Kamis besok (30/10) berkasnya bakal dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jambi.

Kasus cetak sawah yang diduga fiktif di desa Muara Niro Kecamatan VII Koto Ulu tersebut sudah merugikan negara sebesar Rp 200 juta. Hal itu disampaikan Kasi Pidsus, Kejari Tebo, Beny Siswanto, Selasa (28/10).

“Tersangka YZ merupakan ketua kelompok tani pada tahun 2012 di Desa Muara Niro,” kata Beny diruang kantornya, pada Teboonline.

Lanjut Beny, selain YZ ada tersangka lainnya yang juga tersandung kasus cetak sawah. Tersangka tersebut adalah DM PNS Penyuluh Pertanian di lingkup Pemkab Tebo. 
“Hasil penyidikan kita kemarin baru dua tersangka ini yakni, YZ dan DM,” ujar Beny.

Hanya saja kata Beny, tersangka DM saat ini masih berada di LP. "Dia (DM, red) masih kita tititpkan di LP Tebo," sebutnya.

“ Untuk berkas tersangka DM masih ada di kita (Kejari, red). Satu persatu dululah yang kita limpahkan, berikutnya baru Darmawi," kata Beny.

Dalam pelimpahan kasus ini, ditargetkan Kamis mendatang (6/11) sudah tahap persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jambi. "Tersangka Darmawi juga bakal menyusul,” imbuh Beny.

Diketahui, pada proyek cetak sawah tahun anggaran 2012 yang menjerat kedua tersangka ditemukan adanya dugaan penyimpangan penggunaan anggaran. Dana bantuan sosial dari Kementrian Pertanian Tahun Anggaran 2012 untuk cetak sawah ini sendiri senilai Rp 3 Miliar. Dan kasus ini sudah berjalan sejak awal tahun 2014. (crew/peta)


Related News