Tebo Berpotensi Kembangkan Batu Fosil Kayu

Batu Sungkai yang telah diolah
untuk digunakan sebagai Batu Cincin
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Meski belum melakukan penyelidikan khusus tentang keberadaan batu fosil kayu, namun Dinas ESDM Kabupaten Tebo mengklaim jika di wilayah Kabupaten Tebo memiliki potensi alam berupa batu fosil kayu atau yang dikenal dengan batu Sungkai. Hal itu diungkapkan oleh Hendriyanto, Kabid Pertambangan Dinas ESDM Tebo.

Dijelaskan Hendriyanto, batu fosil kayu biasanya banyak ditemukan di daerah perbukitan. Dari pengamatan sementara, ada dua kecamatan di Kabupaten Tebo yang memiliki potensi alam tersebut yaitu kecamatan Tengah Ilir dan Kecamatan Sumay.

“Baru dua kecamatan itu yang saya tahu. Berapa banyaknya tidak tahu karena belum melakukan penyelidikan khusus,” ujarnya kepada Teboonline.com beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, batu fosil kayu tersebut memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Dan jika itu dikembangkan akan menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat. “Bentuknya sangat unik karena motif dan warnanya alami. Yang jelas memiliki potensi tinggi untuk diolah sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya,” tuturnya.

Hanya saja, lanjut Hendriyanto, keberadaan batu tersebut belum diselidiki dan belum tersentuh tangan-tangan kreatif, sehingga keberadaannya belum belum memberikan nilai ekonomi pada masyarakat.

“Jika ini benar-benar diolah dan dikembangkan, batu tersebut bisa dijadikan berbagai produk kerajinan,” jelasnya lagi.

Hendriyanto mengaku jika dirinya sudah mengambil beberapa sample batu fosil kayu tersebut. Bahkan dirinya juga mengaku sudah pernah mengikuti sample batu fosil kayu itu pada beberapa event pameran.

“Banyak yang tertarik, tapikan yang saya pamerkan bukan untuk dijual, hanya sekedar bahan pajangan saja,” tukasnya.

Untuk itu, Hendriyanto berencana akan mengembangkan potensi tersebut dengan melibatkan instansi dan pihak-pihak terkait. 

“Kita sebagai dinas ESDM memandang ini adalah sebagai peluang usaha. Jika berhasil, kita bisa mengupayakan galian C nya, sedangkan untuk pengembangannya nanti kita akan merangkul Dinas Perindakop,” pungkasnya. (peta)


Related News