Tuesday, October 7, 2014

SYARGAWI SP
Petugas Pemungut PBB
Kelurahan Wirotho Agung
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Pembayaran SPPT PBB di Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang akhirnya molor dari jadwal yang telah ditentukan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Tebo.

Seperti yang disebutkan oleh petugas pemungut PBB Kelurahan Wirotho Agung, Syargawi. Dikatakan Syargawi, jatuh tempo pembayaran SPPT PBB adalah tanggal 30 September, namun sudah lewat jatuh tempo hingga masuk dalam bulan Oktober ini, realisasi target pembayaran PBB belum tercapai.

'' Pembayaran PBB Wirotho Agung molor, ini sudah lewat jatuh tempo karena memang belum ada penyetoran PBB dari bawah,'' ujar Syargawi kepada Teboonline.com, Selasa (7/10). Realisasi PBB tersebut lanjutnya, tidak sesuai seperti yang diharapkan dimana target PBB Wirotho Agung adalah sekitar Rp 395 Juta.

Namun, dari target tersebut baru sekitar Rp 35 Juta yang tertagih. Disebutkan pula oleh Syargawi, dari target tersebut, ada sekitar 800 SPPT Kelurahan Wirotho Agung yang bakal dikembalikan ke Dispenda Kabupaten Tebo.

'' Ada sekitar 800 SPPT yang mau dikembalikan ke Dispenda karena bermasalah, nilai pajaknya semua sekitar Rp 80 Juta lebih,'' ungkap Syargawi.

Permasalahan SPPT tersebut beber Syargawi, seperti tidak adanya objek pajak (Wajib Pajak_red), SPPT ganda dan besar pajak tidak sesuai dengan NJOP.

Disebutkan pula bahwa terkait PBB Tower Operator Celluler dan perusahaan yang ada di Kecamatan Rimbo Bujang, untuk penagihanya sudah diambil oleh pihak Dispenda Tebo.

'' PBB perusahaan kita alihkan ke Dispenda Tebo karena sudah 3 tahun ini kita berikan tagihan PBB ke perusahaan dan Tower Celluler, tidak direspon,'' tandas Syargawi. (rto)