Sudah Setahun, Surat Nikah Belum Selesai

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Meraman, anak Depati Bujang, warga SAD dari Kecamatan VII Koto, keluhkan pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan VII Koto. Pasalnya, sudah 1 tahun lebih pihak KUA belum mengelurkan surat pernikahannya. Padahal, pernikahan tersebut dilaksanakan secara resmi di kantor KUA VII Koto.

"Sudah sering saya tanyakan, tapi alasannya belum selesai. Saya kan butuh surat itu sebagai bukti bahwa saya sebagai warga SAD nikah secara resmi dan tercatat di pemerintah," ujar Meraman, pada sesi tanya jawab saat mengikuti sosialisasi dan penyuluhan hukum di Aula Mabes Polres Tebo, kemarin.

Dengan kejadian itu, Meraman berharap kepada pihak Kepolisian maupun pemerintah agar tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap SAD. "Kita ingin mengikuti aturan yang sudah tahu dan kita pahami. Kita juga ingin diakui keberadaan kita di wilayah ini. Tapi, kami minta jangan ada perbedaan perlakuan pada warga kami," harapnya.

Diakuinya, saat ini banyak persoalan yang dihadapi warga SAD. Selain pembedaan perlakuan, pasca insiden Temenggung Bujang Kabut dengan warga desa, warga SAD merasa was-was dan khawatir jika insiden tersebut terulang kembali.

"Sekarang ini kami merasa was-was pasca insiden kemarin. Kami minta bapak (Polisi_red) bisa mengembalikan keamanan dan kenyamanan kami wilayah kami," pungkasnya. (peta)

Related News