Sunday, October 5, 2014

Bupati Tebo saat panen raya
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Keberhasilan warga atau petani di Desa Penapalan Kecamatan Tengah Ilir, dalam mempertahankan fungsi lahan sawah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo dan Pemrov Jambi.

Terbukti, pada panen raya di lahan seluas 150 hektar kemarin, dihadiri langsung oleh Bupati Tebo, Dandim Bute, Kapolres, Kajari. Tidak itu saja, penen raya juga dihadiri Kadistan Provinsi Jambi mewakili Gubernur Jambi.

Kadistan Provinsi Jambi, ‎​Amrin Aziz mengaku gembira atas peningkatan luasan lahan padi di wilayah Kabupaten Tebo, khususnya di Desa Penapalan Kecamatan Tengah Ilir. Atas kegembiraan itu, dia berjanji akan memberi bantuan berupa mesin panen combain pada tahun 2015 mendatang, dengan harapan bantuan mesin tersebut bisa membantu petani agar mempercepat waktu panen.

"Dua tahun terakhir ini peningkatan luasan lahan padi sangat signipikan. Saya sangat gembira atas upaya itu. Agar petani bisa lebih giat lagi, tahun depan akan kita beri bantuan mesin panen. Dengan harapan para petani lebih giat lagi turun kesawah," ujar Amrin Aziz dihadapan para petani.

Keberhasilan petani Desa Penapalan tersebut juga direspon baik oleh Bupati Tebo Sukandar. Bupati mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kades beserta aparat desa dan kelompok tani Sumber Karya yang telah bisa mempertahankan lahan sawahnya dari alih fungsi lahan.

"Ini harus dipertahankan dan terus dikembangkan. Jangan sampai lahan sawah yang ada dialih fungsikan menjadi kebun sawit, seperti yang terjadi di Desa Semabu," tutur Bupati mengingatkan para petani.

‎Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tebo, ​Sarjono bertekad akan terus berupaya membina dan mendampingi seluruh petani yang ada di wilayah Kabupaten Tebo. Bahkan dia berharap, setelah panen raya petani bisa segera mungkin untuk kembali turun kesawah.

"Bila cuaca memungkinkan, kita akan turun kesawah lagi untuk menanam padi ungul. Jadi dalam setahun petani bisa dua kali panen," jelas Sarjono sambil mengatakan, peran penyuluh sangat diharapkan untuk memberi motifasi kepada para petani agar bersemangat turun kesawah.

‎​Sementara, Bujang, Kades Penapalan mengatakan, sudah lama petani di desanya tidak turun kesawah. Namun, setelah mendapat motifasi dan arahan dari Dispertan serta dukungan dari semua pihak, saat ini petani semangat turun kesawah. Hal itu terbukti, petani berhasil menanam 150 Ha lahan sawah yang sudah lama tidak digarap.

Meski demikian, lanjut Kades, petaninya masih butuh banyak perhatian dan bantuan dari pemerintah, terutama bantuan untuk perbaikan saluran irigasi, mesih Hand Traktor dan mesin perontok padi.

"Bantuan tersebut sudah kami usulkan kepada Dispertan Tebo, katanya tahun ini akan direalisasikan. Mudah-mudahan itu benar-benar terealisasikan," pungkasnya. (peta)