Paska Kabut Asap, Penderita Ispa Di Rimbo Bujang Tak Signifikan

dr.H.Sanusi
Kepala Puskesmas Rimbo Bujang II
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Selama dalam kurun waktu tiga bulan lebih wilayah Kabupaten Tebo dilanda Kabut Asap kiriman dari Sumatera Selatan, berimbas pula terhadap masyarakat Kabupaten Tebo. Seperti terserangnya penyakit Inspeksi Saluran pernafasan Atas (ISPA).

Hal itu seperti yang diakui oleh Kepala Puskesmas Rimbo Bujang II, dr.H Sanusi. Dikatakannya, sejak terjadinya Kabut asap di Kabupaten Tebo khususnya dalam wilayah Kecamatan Rimbo Bujang, jumlah penderita penyakit Ispa mengalami peningkatan dari biasanya.

“ Meskipun angka penderita penyakit Ispa mengalami angka peningkatan dari biasanya, namun angka itu tidak terlalu signifikan. Masih dalam batas stabil, tidak ada pasien yang sampai menderita secara masal,” ujar dr.H Sanusi kepada Koran ini saat dikonfirmasi di Puskesmas Rimbo Bujang II, Minggu (19/10).

Dari pasien penderita Ispa yang berobat ke Puskesmas Rimbo Bujang diungkapkan Sanusi, itu tidak semuanya diakibatkan karena dampak dari terjadinya kabut asap kebakaran. Untuk di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang malah banyak penderita penyakit Ispa disebabkan karena Debu.

“ Untuk di Rimbo Bujang ini penyebab penderita penyakit Ispa kebanyakan malah karena Debu, karena untuk di Rimbo Bujang masih banyak jalan yang belum diaspal sehingga saat musim kemarau seperti ini, jalannya berdebu, ditambah lagi Kabut Asap ini,” tandas Sanusi.

Sejauh ini lanjutnya, pihak Puskesmas Rimbo Bujang II terus melakukan pemantauan dan antisipasi paska terjadinya kabut asap di wilayah Kabupaten Tebo dengan salah satu cara yakni pembagian Masker secara cuma – cuma kepada masyarakat dan pelajar.

Ditegaskan oleh Sanusi, dirinya juga menyambung tentang himbauan Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo yang meminta kepada pihak Sekolah untuk mengurangi kegiatan diluar Kelas. Hal itu menurut Sanusi, merupakan  salah satu langkah yang baik untuk menghindari penyakit Ispa. (asa)

Related News