MUI Tebo Himbau Takbir Ditempat Ibadah


KYAI H, RIFAI AHMAD
Ketua MUI Tebo
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tebo, yang di pimpin oleh Kyai H.Rifai Ahmad, berfatwa sebaiknya pada malam hari raya Idhul Adha 1435 Hijrirah, umat muslim bertakbiran cukup di rumah ibadah, seperti Masjid, Mushollah atau Langgar saja. 

Lain halnya dengan hari raya Idhul Fitri, disunahkan bertakbiran keliling. Hari raya Idhul Adha, yang dikenal juga dengan Hari raya kurban, dimana umat Islam melaksanakan ibadah kurban baik perseorangan maupun kelompok.

Sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, terlebih dahulu digelar Takbiran pada malam Idhul Adha dan pagi harinya dilaksanakan Shalat berjamaah Idul Adha.

" Terkait takbiran, kalau pada malam hari raya Idhul Adha, tidak disunatkan takbiran keliling (Khoirrul Mursal - red), atau takbiran tidak berjalan, cukup didalam Masjid atau Musholla saja," jelas, Kyai H.Rifai Ahmad, Ketua MUI Tebo pada Teboonline.com, Jumat (3/10).

Hal senada, disampaikan oleh Kyai Abdul Karim Toyeb, Ketua Ponpes Amanatul Umah Pergunu Kecamatan Rimbo Bujang, menurutnya takbiran keliling yang dilaksanakan oleh sebagian umat Islam pada malam Idhul Adha, memang tidak disunahkan oleh Rasul, melainkan hanya tradisi. Terkecuali pada malam hari raya Idul Fitri, memang disunahkan oleh Rasul untuk  takbiran keliling.

"Takbiran, yang dimaknai dengan mengagung - agungkan Asma Allah, dengan kalimah Allahu Akbar atau Allah Maha Besar. Dan hari raya Idhul Adha, merupakan implementasi umat Islam tentang rasa kepedulian sosial, yakni dengan mengurbankan sebagian rezekinya berupa Sapi atau kambing bagi orang Islam yang mampu, dan daging kurban tersebut dibagikan kepada orang yang tidak mampu," tandas Kyai Abdullah Karim Toyeb.

Sementara itu, Camat Rimbo Bujang, dikonfirmasi melalui Kasi Trantibum, Bambang Irwanto menyebutkan kalau memang ada umat Islam yang akan menggelar takbiran keliling pada malam Idul Adha, pihaknya menghimbau agar peserta takbiran menjaga ketertiban dan keamanan.

" Kalaupun ada umat Islam yang akan melaksanakan takbiran keliling, kita harapkan menjaga ketertiban berlalulintas di jalan, menjaga ketertiban umum seperti jangan membawa petasan dan sejenisnya di atas kendaraan," tegas Bambang. (asa)

Related News