Lambat Bayar PBB Didenda 2 %


Salah seorang warga saat membayar PBB kepada Kasi Pemerintahan
Amir Said di Kantor Lurah Wirotho Agung
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Banyaknya problema yang menghambat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Tebo, diantaranya unsur kesadaran para wajib pajak masih kurang untuk membayar pajak yang sudah ditentukan.

Masih banyak masyarakat yang menunggak. Mereka (Wajib pajak_red) masih kurang sadar akan pentingnya membayar pajak. Pihak Dispenda Kabupaten Tebo, sudah menyampaikan instruksi kepada para Camat se Kabupaten Tebo, dengan Surat bernomor 970/210/Dip /2014, tanggal 26 September 2014, Perihal Penyetoran PBB-P2,

" Benar, pihak Dispenda Kabupaten Tebo telah menyampaikan Surat Edaran terkait pembayaran PBB-P2 pada para Camat, dan instruksi tersebut sudah kami teruskan pada semua Kades dan Lurah, dalam wilayah Kecamatan Rimbo Bujang, " papar Sopian, Kasi Pemerintahan Kantor Camat Rimbo Bujang, pada Teboonline.com, Rabu (1/10).

Kesadaran masyarakat membayar PBB masih kurang. Buktinya, sampai saat sekarang ini wajib pajak yang belum membayar atau belum melunasi PBB masih banyak. " jatuh tempo pembayaran PBB - P2 sudah habis , terhitung sejak 30 September 2014. Untuk itu, berdasarkan Surat edaran Dispenda Tebo Sejak berakhirnya jatuh tempo, maka  pembayaran PBB - P2 dikenakan denda administrasi berupa bunga 2 persen setiap bulannya," tandas Sopian.

Sementara, Amir Said, Kasi Pemerintahan Kantor Lurah Wirotho Agung menyebutkan, pihaknya sudah bekerja secara optimal jemput bola dilapangan, terkait penagihan PBB 2014 kepada masyarakat (Wajib pajak-red), namun hasilnya belum memadai, untuk Wirotho Agung pembayaran PBB baru terealisasi kisaran 30 persen.

Pasalnya, menurut pengakuan para penunggak PBB saat ini ekonomi mereka sedang lesu, yang dipicu harga getah karet anjlok drastic. " Kita himbau kepada wajib pajak yang menunggak, segera melunasi PBB nya. Pembayaran PBB, bisa melalui petugas Kantor  Kelurahan dan Ketua RT atau melalui Bank Jambi Kantor Cabang Tebo dan Cabang pembantu atau melalui Petugas Dispenda Tebo," pungkas Amir Said. (rto)

Related News