Kejari Tahan Pegawai Pemkab Tebo Berinisial DR, Terkait Kasus Proyek Cetak Sawah Muara Niro

Salah satu Sawah yang mendapatkan alokasi proyek cetak Sawah
di Kabupaten Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Proses penanganan dugaan kasus proyek cetak sawah tahun 2012 oleh Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaro Tebo, terus berlanjut. 

Setelah melakukan penahanan terhadap ketua kelompok tani dengan inisial YZ, tersangka dalam kasus cetak sawah yang diduga fiktif di Desa Muaro Niro, Kecamatan VII Koto Ulu, Rabu (15/10), Kamis malam (16/10), pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo kembali menahan DR salah satu PNS Tebo, yang diduga terlibat pada kasus tersebut.

Kepala Kejari Muara Tebo, Nur Slamet SH MH melalui Kasi Pidana Khusus, Beny Siswanto,SH saat dikonfirmasi Kamis malam (16/10) kemarin membenarkan jika DR telah dititipkan di LP Tebo.

" Benar, DR telah kita tahan dan saat ini dititipkan di Lapas Muara Tebo," aku Beny saat keluar dari LP Tebo pada Teboonline.com.

Dijelaskan Beny, sebelumnya pada tanggal 15 Oktober kemarin, DR sudah ditetapkan sebagai tersangka. " Dia (DR,red) ditahan karena mempunyai peranan dalam pekerjaan cetak sawah yang diduga fiktif. Dia adalah salah seorang PNS di Pemkab Tebo," kata Beny lagi.

Dikatakan Beni, bahwa setelah adanya surat  pemberitahuan penetapan tersangka dalam hal penanganan perkara, pihak Kejari Tebo tidak tebang pilih untuk menetapkan tersangka apakah itu dari pegawai maupun masyarakat umum.

“Jika terbukti bersalah melawan hukum maka akan kita tindak tegas sesuai aturan dan perundangan yang berlaku,” tegasnya.

Dijelaskan Beni lagi, usai menahan tersangka, berkasnya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Muara Tebo untuk dilakukan penyidangan.

Diketahui, pada proyek cetak sawah tahun anggaran 2012 yang menjerat kedua tersangka ditemukan adanya dugaan penyimpangan penggunaan anggaran. Dana bantuan sosial dari Kementrian Pertanian Tahun Anggaran 2012 untuk cetak sawah ini sendiri senilai Rp 3 Miliar. Dan kasus ini sudah berjalan sejak awal tahun 2014. (peta)

Related News