Friday, October 10, 2014

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Carut marut seleksi pendaftaran tes CPNS Kabupaten Tebo tahun 2014 terus terdengar, mulai dari saat registrasi Online, masukan berkas hingga pengambilan kartu atau nomor peserta tes yang lulus ferifikasi bahan ke Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Tebo.

Tercatat, sekitar 12 Ribuan orang yang telah memasukan berkas CPNS Tebo dan 7000 lebih dinyatakan telah gugur dalam ferifikasi bahan. Sehingga, sekitar 4000 lebih dinyatakan bakal mengikuti tes CPNS yang rencananya akan dilaksanakan dalam bulan Oktober ini.

Dari sekian pendaftar CPNS Tebo 2014 ini, ada beberapa pendaftar yang merasa bingung dengan data yang dikeluarkan oleh panitia seleksi CPNS Tebo di BKPP Kabupaten Tebo seperti data yang ada pada kartu peserta tes. Orang tersebut adalah berjenis kelamin perempuan, namun data yang tertulis pada kartu peserta berjenis kelamin Laki – laki.

“ Jenis kelamin saya ini perempuan, tapi di kartu peserta tes CPNS tertulis jenis kelamin Laki – laki, saya khawatir nanti saat dimulainya tes, saya tidak diakui dan tidak diperbolehkan mengikuti tes, kalau nomor pesertanya masih sama,” ujar salah satu calon peserta tes CPNS Tebo, Retnowati dengan nomor peserta 5507-3-000-899 mengungkapkan kepada Teboonline.com, Kamis (9/10).

Dia berharap, agar nanti saat dirinya mengikuti tes CPNS, pihak panitia dapat membantu dan memperbaiki kesalahan data pada kartu tes CPNSnya agar nanti tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan tes CPNS Tebo 2014 ini. Karena lanjutnya lagi, salah sedikit saja dalam
penulisan data, bisa berakibat fatal.

Sementara, Sekretaris BKPP Kabupaten Tebo, Eko Nuryanto saat dikonfirmasi Teboonline.com terkait kesalahan penulisan data pada kartu peserta tes CPNS Tebo menyatakan bahwa data yang dikeluarkan oleh BKPP berdasarkan data base SSCN.

" Data untuk nomor tes, kami ambil dari database SSCN.BKN, jadi kalau ada kesalahan nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin adalah kesalahan pelamar itu sendiri pada saat mengisi data Online," jelas Eko Nuryanto via HP. (asa)