Jaksa Tahan Ketua Kelompok Tani Muaro Niro, Terkait Kasus Cetak Sawah.

Salah satu alokasi proyek Cetak Sawah di Kabupaten Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Tersangka dalam kasus cetak sawah yang diduga fiktif di Desa Muaro Niro, Kecamatan VII Koto Ulu, Yazid kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, Rabu (15/10). 

Pemeriksaan atas Yazid dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul pukul 15.00. Dalam pemeriksaan lanjutan yang berlangsung kemarin, Yazid turut didampingi kuasa hukumnya, Azri, SH.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tebo, Beny Siswanto,SH menyatakan bahwa hari ini penyidik melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti tahap dua dari penyidik ke penuntut umum.

"Hari ini berkas kasus cetak sawah ketua kelompok tani Sumber Harapan, desa Muara Niro, Yazid sudah masuk tahap dua.  Bersama tersangka dan barang bukti  ke Penuntut Umum. Atas nama M. Yazid, dalam kasus. Kemudian dilakukan penahanan untuk kepentingan penuntutan selama 20 hari atau hingga tanggal 3 November mendatang,” ungkap Beny kepada Teboonline.com.

Dari hasil penyidikan sementara, jelas Beny, ada potensi penyimpangan anggaran sekitar Rp 200 juta, yang digunakan tidak sebagaimana mestinya. “Dalam waktu dekat kemungkinan bakal ada tersangka baru. Dan kemungkinannya adalah dari SKPD terkait,” tuturnya.

Untuk diketahui, tahun 2012 Kabupaten Tebo menerima bantuan dana bantuan sosial dari Kementrian Pertanian sebesar Rp 3 milyar. Diduga adanya penyimpangan dari penggunaan dana bantuan sosial tersebut. Kasus dugaan tersebut sudah dikembangkan oleh pihak Kejari sejak awal tahun 2014.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pengajuan penangguhan penahanan yang disampaikan penasehat hukum. (crew)


Related News