Friday, October 10, 2014

Kabut Asap kembali menebal di Kabupaten Tebo
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Wilayah Kabupaten Tebo, Jumat (10/10), kembali diselimuti kabut asap. Beberapa hari sebelumnya kabut asap sempat menipis, namun kembali menebal dan cukup mengganggu pengendara dan masyarakat yang sedang beraktifitas.

Tebalnya kabut asap menyebabkan jarak pandang pengendara terbatas hanya sekitar 100 meter. Hal itu memaksa sejumlah pengguna jalan menghidupkan lampu utama untuk menghindari terjadinya kecelakaan akibat pandangan tertutup kabut asap.

Belum diketahui apakah kabut asap tersebut merupakan kiriman dari daerah luar atau disebabkan oleh pembakaran lahan yang terjadi di wilayah Tebo.

“Entah datang dari mana kabut asap ini. Setiap musim kemarau selalu saja ada kabut asap,” ujar Giono.

Menurut Giono, seharusnya Pemerintah dan aparat hukum harus bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. “Inikan musim kemarau, jadi banyak yang membuka lahan dengan cara membakar. Dan ini sudah terjadi setiap tahun. Karena tidak diawasi dan tidak ditindak, makanya selalu terjadi setiap tahunnya,” jelasnya.

Terkait kabut asap tersebut, Kadis Dikbudpora Kabupaten Tebo, Zulkifli menghimbau kepada seluruh siswa agar mengurangi aktifitas diluar kelas.

"Sudah kita edarkan surat himbauan kepada semua Sekolah agar mengurangi aktifitas diluar kelas. Jikapun itu tetap dilakukan, kita sarankan agar memakai Masker," ujar Zulkifli.

Tidak itu saja, lanjut Zulkifli, dia juga menghimbau kepada para siswa agar tidak membeli makanan dipinggir jalan. "Kita juga sudah memberitahukan kepada Kantin-kantin di lingkungan sekolah untuk menutup jualannya, terutama pada jenis makanan-makanan biasa," pungkasnya. (peta)