Bupati Tebo, Apresiasi Tim Penertiban Wirotho Agung

Bupati Tebo Sukandar
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Acungan jempol yang ditujukan oleh tim penertiban lingkungan besutan Lurah Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang yang sejak berdirinya tim tersebut sudah berhasil menggelar penertiban disejumlah tempat fasilitas umum yang ditengarai sebagai tempat mesum dan mabuk – mabukan para remaja Anak Baru Gede (ABG).

Tim penertiban yang dibentuk pada tanggal 1 September 2014 dengan surat keputusan Lurah Wirotho Agung nomor 21 tahun 2014, disaat tim penertiban tersebut gencar melakukan penertiban, tentunya perlu mendapat dukungan dari elemen masyarakat dan instansi terkait.                         

Tim penertiban Wirotho Agung, sudah menjalankan tugasnya sesuai prosedural dan sesuai aturan yang ada, yaitu apabila tim penertiban menjaring pelaku kenakalan remaja dan lainnya, maka pelaku diberikan nasihat dan membuat pernyataan selanjutnya pelaku tersebut diserahkan kepada orang tuanya.        

" Kami mohon dukungan kepada masyarakat dan kerjasamanya kepada pihak yang berkompeten, dalam rangka mensukseskan penertiban di Wirotho Agung, " ujar Didin, Wakil Ketua Tim penertiban pada Teboonline.com, Rabu (15/10).

Sementara, Ratno Ketua RW 15 Jalan Sultan Taha Wirotho Agung mengatakan, pihaknya menanggapi positif,  paska di gelarnya razia gabungan Satpol PP Kabupaten Tebo bersama dengan tim penertiban lingkungan dibeberapa tempat fasilitas umum (Fasum) Wirotho Agung, kini lokasi tersebut tampak sunyi.

" Adanya tim penertiban lingkungan Wirotho Agung, masyarakat menyambut positif. Pasalnya, sejak hadirnya tim penertiban tersebut beberapa lokasi yang selama ini dijadikan ngumpul remaja untuk berbuat mesum dan mabuk - mabukkan, sekarang sudah mulai lengang, " terang Ketua RW Ratno.

Sementara, Soedjarijo Lurah Wirtho Agung dikonfirmasi mengatakan, bahwa Bupati Tebo H. Sukandar mengapresiasi dan menanggapi positif, atas gebrakan tim penertiban lingkungan yang melakukan penertiban kenakalan remaja dan lainnya yang sudah meresahkan masyarakat.

"Kami tegaskan, tim penertiban Wirotho Agung fungsinya adalah menertibkan lingkungan (Kamtibmas - red), bukan untuk mencari keuntungan dari pelaku yang ditangkap,” jelas Lurah Soedjarijo.           

Ditambahkannya, apabila tim penertiban Wirotho Agung menangkap pelaku mesum atau pelaku kriminal lainnya, diberikan pembinaan dengan cara membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kembali perbuatan yang melanggar hukum, selanjutnya mereka diserahkan kepada orang tuanya. Dan apabila mengarah kepada pidana atau tindakan kriminal murni, maka dilaporkan kepada pihak Kepolisian.  

" Saat ini, kita tengah melakukan evaluasi kinerja Tim penertiban Wirotho Agung dan pemantapan petugas, yakni menyeleksi kembali anggota untuk menuju yang profesional, sehingga kinerja tim tidak menyimpang dari peraturan yang ada," tandas Lurah Soedjarijo. (asa)

Related News