Bunga Wijaya Kesuma, Bisa Untuk Nujum Nasib

Bunga Wijaya Kesuma
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Bunga, dalam bahasa jawa juga disebut Puspa atau Kembang. Beraneka ragam jenis dan nama kembang yang terkenal di dunia flora, dikoleksi untuk menjadi tanaman hias oleh banyak orang, salah satunya yaitu Kembang Wijaya Kesuma.

Diketahui,Kembang Wijaya Kesuma termasuk jenis tanaman langka dibudi dayakan oleh pencinta kembang. Pasalnya, tanaman ini gampang dan susah dibudi dayakan, identik tanaman ini mudah hidup juga mudah mati.

Kendatipun, Kembang Wijaya Kesuma ditanam hidup dan tumbuh dengan subur, namun belum tentu mau berbunga. Menurut kepercayaan sebagian orang (Pencinta kembang_red), Kembang Wijaya Kesuma dipercayai bisa menjadi pertanda nasib membawa keberuntungan bagi yang menanam atau memelihara kembang tersebut .   

Menurut mitos, Kembang Wijaya Kesuma bagi yang mempercayainya , dapat dijadikan pertanda atau menujum nasib orang. Apabila, Kembang Wijaya Kesuma tersebut ditanam dan dipelihara mau berbunga, maka si penanamnya (Diantara keluarganya_red) bakal menuai keberuntungan naik derajadnya dalam kehidupannya.

" Ya benar, menurut  kepercayaan sebagian orang, apabila Kembang Wijaya Kesuma ditanam dan mau berbunga, maka si penanam atau pemiliknya bakal mendapatkan anugrah kebagusan dalam kehidupannya. Hal tersebut terlepas dari paham agama dan orang yang menilainya," ujar Mbah Yamto, sesepuh Desa Perintis, pada Teboonline.com Rabu (15/10).     

Menurut informasi, yang dipercayai  oleh sebagian orang, imbuh Mbah Yamto, beberapa orang pemilik tanaman hias Kembang Wijaya Kesuma di Rimbo Bujang , pernah membuktikan bahwa Kembang Wijaya Kesuma yang dipeliharanya mulai berbunga  mengeluarkan kuncupnya dan merekah pada saat pukul 03.00 wib dini hari, dan mengeluarkan suara keras layaknya gesekkan pohon yang terhimpit diterpa angin.

" Ya, menurut orang yang pernah membuktikan sewaktu kuncup merekahnya bunga  Wijaya Kesuma, pada saat menjelang datangnya waktu subuh. Sekedar info, Kembang Wijaya Kesuma, bunganya berwarna putih kemerahan berdaun warna hijau dan panjang," tutur Mbah Yamto.   

Sementara, Ibu Bikem (69) warga Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang menyebutkan, menurut pengakuannya, dirinya menanam dan memelihara Kembang Wijaya Kesuma, dengan maksud sekedar untuk tanaman hias. Terlepas percaya atau tidak, terserah orang yang menilainya, kebetulan Kembang Wijaya Kesuma miliknya pernah berbunga tiga kuntum.

" Sejak Kembang Wijaya Kesuma milik saya berbunga, secara kebutulan sejak itulah anak saya terkabul cita - citanya menjadi abdi rakyat disalah satu lembaga di Propinsi Jambi. Namun, tentunya keberhasilan tersebut tak terlepas muaranya dari sang Khaliq, Allahu A'lam Bi Syawab," jelasnya. (asa)    


       

Related News