Thursday, October 16, 2014

TAUFIK KHALDY
Kepala Sat Pol PP Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Setelah penutupan lokalisasi Dolly ditutup, menyusul lokalisasi Payosigadung atau Pucuk yang terletak di Kota Jambi, resmi ditutup. Hal itu membuat masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tebo khawatir Pekerja Seks Komersial (PSK) Dolly dan Pucuk eksodus ke Tebo.

Untuk antisipasi eksodus PKS tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tebo, melakukan pemantauan dan pengawasan dibeberapa lokasi yang dianggap rawan, terutama di Kecamatan Rimbo Bujang. Hal itu dikatakan Taufik Khody, Kakan Satpol PP Tebo.

Kita sudah melakukan pemantauan dan pengawasan di tempat-tempat hiburan malam, Kost, Hotel, Salon dan lain - lainnya, karena tempat-tempat itu yang berpeluang menampung eksodus,” ujar Kakan Satpol PP beberapa waktu yang lalu.

Tidak itu saja, kata Taufik, pihaknya juga akan membuat himbauan kepada pemilik dan pengelola tempat hiburan malam, Kost, Hotel, Salon dan lain - lainnya, agar waspada terhadap eksodus PSK. Mengingat jumlah PSK dari Dolly dan Pucuk sangat banyak.

“Jarak dari Dolly ke Tebo sangat jauh tapi itu tidak menutup kemungkinan adanya eksodus. Yang sangat dikawatirkan adalah PSK dari Pucuk, kan jarak Pucuk ke Tebo tidak terlalu jauh. Jadi tidak menutup kemungkinan eksodusnya ke Tebo. Antisipasi yang dilakukan, karena kita tidak ingin Tebo menjadi daerah yang mudah dimasuki PSK,” ucapnya kepada Teboonline.com.

Dari hasil pemantauan dan pengawasan selama ini, kata Taufik lagi, belum ditemukan satupun eksodus di Tebo. Meski demikian, Taufik mengaku akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan. “Sejauh ini belum ada, tapi tetap terus kita pantau dan kita awasi,” pungkasnya. (crew)