Akhirnya, Anok Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Proyek Listrik APBD Tebo Tahun 2007. Kejari Tebo Nyatakan Ada Kerugian Negara Rp 600 Milyar

Anok, saat digiring ke LP Muara Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Salah satu tersangka kasus dugaan korupsi listrik tahun 2007, Sutrisno alias Anok, Kamis (23/10) kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Muara Tebo.

Anok yang merupakan rekanan dalam pengerjaan proyek pembangunan jaringan listrik di dua desa yakni Desa Ketalo Kecamatan Tebo Ilir dan Desa Sapta Mulya Kecamatan Rimbo Bujang yang menelan dana lebih dari Rp 1 Milyar tersebut menjalani pemeriksaan setelah sebelumnya ditetapkan tersangka oleh pihak Kejari MuaraTebo. 

Usai diperiksa, sekitar pukul 17.00WIB, dengan pengawalan dari staf Kejari dan Kepolisian, pihak  Kejari MuaraTebo bahkan langsung menahan Anok dan dititipkan di Lapas Muara Tebo.

Kepala Kejaksaan Negeri Muara Tebo, Nur Slamet SH MH mengatakan, ditahannya Anok sudah melalui pertimbangan dan aspek hukum, diantaranya adalah untuk memudahkan jalannya proses pemeriksaan, dan dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri. 

Karena beberapa kali telah dilakukan panggilan secara layak dan patut tapi tidak diindahkan tersangka serta dikahawatirkan tersangka menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya.

" Demi kepentingan penyidikan kasus ini, tersangka memang langsung kita tahan dan kita titipkan di LP Tebo,"sebut kejari tebo Nur slamet SH MH.

Diketahui, terhadap kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan jaringan listrik di Desa Muara Ketalo Kecamatan Tebo Ilir dan Desa Sapta Mulya, Pihak Kejaksaan Negeri Muara Tebo, sebelumnya telah menetapkan dua orang tersangka, yakni IJP yang berstatus sebagai PPTK proyek dan Sutrisno alias Anok sebagai rekanan.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, sejauh ini Kejari Muara Tebo juga telah menemukan beberapa bukti yang mengindikasikan adanya tindak pidana dalam proyek tahun 2007-2008 ini serta adanya kerugian Negara sekitar Rp 600 Milyar .

" Kita sudah mengantongi seluruh data terkait proyek listrik tahun 2007 ini, barang bukti serta saksi-saksi, makanya tersangka langsung kita tahan, dan dalam waktu dekat jika seluruh berkas rampung segera kita limpahkan ke Pengadilan," tandas Kejari. (crew)

Related News