60 Persen Kawasan HP Sudah Dirambah


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sebanyak 60 persen kawasan Hutan Produksi (HP) dan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Tebo sudah dirambah. Laju perambahan di kabupaten Tebo memang setiap tahunnya terus meningkat. Selain kawasan HP, beberapa kawasan hutan konservasi juga mulai rawan oleh aktifitas para perambah.

" Itu data tahun lalu, mungkin yang terbaru luasan yang dirambah bisa bertambah," Kata Joko Sutrisno, Kabid Penataan Kawasan, Dinas Kehutanan Tebo, kepada Teboonline.com, Senin (20/10).

Dikatakan Joko, kerusakan hutan negara tersebut banyak digunakan untuk alih fungsi lahan, baik pembukaan pemukiman maupun perkebunan. Perambahan HPT dan HP ini juga kata dia tidak hanya dilakukan oleh masyarakat setempat dan pendatang, tetapi juga dilakukan oleh pemodal yang beroperasi di daerah itu.

" Motivasi mereka (Perambah_red) tidak lain untuk memiliki areal pemukiman dan perkebunan. Ini yang membuat kita kesulitan memberantas perambahan karena yang tertangkap selama ini hanya orang upahan," bebernya.

Ia menambahkan, aksi perambah ilegal tersebut biasanya disebabkan dua hal, yaitu kesengajaan dan ketidak tahuan masyarakat akan status kawasan.

" Tidak sedikit juga yang karena ketidak tahuan dan murni untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kami mengakui ini memang kesalahan Pemerintah yang kurang melakukan sosialisasi," tuntasnya. (crew)

Related News