Tuesday, October 28, 2014

Seorang PSK saat diambil sampel darahnya oleh
petugas Kesehatan Puskesmas Rimbo Bujang
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Sebanyak 15 Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kecamatan Rimbo Bujang, Selasa (28/10) diambil sampel darahnya guna identifikasi penyakit HIV/AIDS. 

Setelah diambil darahnya, mereka diberikan suntik Antibiotik. Pengambilan sampel darah dan suntik Antibiotik tersebut dilakukan oleh tim dari petugas Kesehatan Puskesmas Rimbo Bujang melalui bagian Infeksi Menular Seksual (IMS) yang dipimpin oleh dr Reza.

Diketahui, 15 PSK tersebut dikumpulkan dari tiga buah Kafe diantaranya Kafe Poros, Kafe Linda, dan Kafe King yang berlokasi dibelakang Masjid At Takwa jalan Pahlawan Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang.

Sementara, pengambilan sampel darah yang dipusatkan di Kafe Poros ini, dilakukan dalam rangka langkah awal mengantisipasi penyakit HIV/AIDS di Kecamatan Rimbo Bujang paska ditutupnya lokalisasi Payosigadung.

“ Pemeriksaan ini merupakan langkah awal, karena sudah merebak informasi bahwa di Jambi ada PSK eks Pucuk yang terjangkit HIV/AIDS. Darah yang sudah diambil sampelnya ini nanti akan kita periksa, apakah teridentifikasi HIV/AIDS atau tidak,” terang dr Reza.

Kasi Pemerintahan Kelurahan Wirotho Agung, Amir Said yang turut dalam rombongan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini terus berlanjut dan sebagai sasaran adalah objek – objek tempat hiburan atau Kafe yang terdapat PSK.

“ Bagi para pemilik Kafe yang anggotanya (PSK_red) belum mendapatkan pelayanan pengambilan sampel darah dan suntik Antibiotik, agar secepatnya melapor. Karena, untuk di Kelurahan Wirotho Agung sendiri, itu belum semuanya dikunjungi oleh tim,” kata Amir kepada Teboonline.com. (rto)