Wartawan Diperiksa dan Dibatasi Saat Meliput Pelantikan Anggota DPRD Tebo

Wartawan Bungo Pos saat Tasnya digledah oleh Polisi sebelum meliput pelantikan anggota DPRD Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Acara pelantikan 35 anggota DPRD Kabupaten Tebo yang digelar Senin (1/9), di Aula Gedung DPRD Kabupaten Tebo ada hal yang agak lain dari biasanya.

Untuk meliput acara pelantikan anggota DPRD Kabupaten Tebo tersebut, pihak panitia penyelenggara membatasi Wartawan untuk meliput ke dalam gedung Aula tempat pelantikan berlangsung.

Selain itu, sebelum masuk ke dalam gedung, melalui pintu utama kantor DPRD Tebo satu persatu Wartawan yang diizinkan meliput ke dalam gedung, diperiksa oleh petugas Kepolisian, Wartawan digledah dengan Detektor serta diminta untuk membuka Tasnya masing – masing dan mengeluarkan isi Tasnya.

Pembatasan jumlah Wartawan yang meliput acara pelantikan 35 anggota DPRD Kabupaten Tebo, disampaikan oleh Kabag Humas Pemkab Tebo Hendry Nora sesuai perintah dari Waka Polres Tebo.

“Sesuai perintah Waka Polres Tebo, jumlah Wartawan yang meliput ke dalam (Pelantikan DPRD Tebo_red) dibatasi,” ujar Hendry Nora sebelum acara pelantikan dimulai.

Sementara, salah satu Wartawan Liputan Kabupaten Tebo, Dian sangat menyayangkan adanya pembatasan jumlah Wartawan yang meliput acara besar tersebut. Menurutnya, diluar banyak Wartawan yang kecewa karena tidak bisa meliput langsung pelantikan anggota DPRD Tebo.


“Saya dari pagi sudah ada dilokasi, saya diperintah oleh Redaksi untuk liputan langsung pelantikan anggota DPRD Tebo, tapi ternyata saya tidak bisa masuk karena Wartawan yang meliput dibatasi,” ujar Dian, Wartawan salah satu media mingguan terbitan Jambi. (ardi)

Related News