Tim Buser Polres Tebo Nyaris Salah Tangkap

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Tim Buser Polres Tebo, Rabu malam (10/9) sekitar pukul 23.51 WIB, nyaris salah tangkap. Peristiwa tersebut terjadi di jalan Sultan Hassanudin Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang. Seperti yang diceritakan oleh salah seorang korbannya, Slamet Supriyadi, Wartawan Radar Bute liputan Rimbo Bujang.

Menurut korban, pada malam itu dirinya sedang terlelap tidur bersama Istri dan anaknya. Tiba – tiba, dirinya terbangun karena ada seseorang yang mengucapkan Assalamualaikum sambil menggedor pintu depan dengan keras. Tidak hanya itu, ada pula yang menggedor pintu Dapur sambil memanggil Bang.

Namun, korban saat itu tidak menjawab ucapan salam tersebut dikarenakan khawatir dan tidak tahu siapa tamu yang tak diundang tersebut, karena pada saat itu sudah tengah malam. Namun, tidak dijawab ucapan salam tersebut, gedoran Pintu semakin keras dan yang mengucapkan salam pun lebih dari satu orang, bahkan mereka pun sempat mematikan Listrik melalui KWH yang terpasang pada dinding luar rumah.

Karena diluar rumah situasinya tampak gaduh, korban pun membuka Pintu rumahnya tersebut. Ternyata, didepan rumah korban ada sekitar Lima orang dan dijalan terlihat ada tiga unit Mobil dan rumah korban yang bedeng tersebut telah dikepung. Salah satu diantaranya membawa Map dan sebuah Tas kecil, bertanya kepada korban.

“ Sewaktu saya buka Pintu, ternyata mereka itu Tim Buser Polres Tebo, salah satunya masuk ke dalam rumah dan bertanya kepada saya, katanya saya ini Supriyadi LSM, ya saya jawab tidak, nama saya Slamet Supriyadi Wartawan Radar Bute. Setelah saya jawab itu, dari arah luar ada yang ngomong, bukan ini, tapi Supriyadi LSM Unit 10. Setelah itu mereka pergi,” jelas korban kepada Teboonline.com, Kamis (11/9).

Korban sangat menyayangkan kinerja tim Buser Polres Tebo tersebut, karena kedatangan tim Buser Polres Tebo ke rumahnya pada pertengahan malam itu adalah mencari Supriyadi LSM yang beralamat di Unit 10 Rimbo Ulu, sementara korban bertempat tinggal sejak lahir di jalan Sultan Hassanudin Rimbo Bujang.


“ Dikiranya saya ini Supriyadi LSM yang tinggal di unit 10, tapi tidak ada kejadian adu fisik saat itu, semuanya baik – baik saja dan salah satu anggota Buser sudah menyampaikan maaf atas kesalahan ini,” tandas korban. (amir/ratno) 

Related News