Thursday, September 18, 2014


Deretan Kios dan Ruko Terminal Rimbo Bujang, disinyalir sering
digunakan untuk pesta Seks dan mabuk - mabukan
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG -  Tim Penertiban buatan Lurah Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, yang dipimpin Lurah beranggotakan Linmas dan Pemuda, merasa kewalahan dalam menertibkan para remaja yang berpesta Seksual maupun Miras, yang di lakukan pada malam hari dilokasi komplek Terminal Wirotho Agung.

Diketahui, Tim Penertiban buatan Lurah ini, sering menggelar penertiban pada malam hari dan menemukan sekolompok remaja yang sedang pesta Miras dan pesta yang menjurus ke seksual didalam komplek Terminal Wirotho Agung.

Adapula tempat lainnya seperti Lapangan Jalan 5, Kebun Samping Ponpes Nurul Jadid, Lapangan Jalan 8 dan depan Komplek Puskesmas Wirotho Agung. " Saya akui, Tim buatan saya sering menggelar penertiban dititik yang dijadikan ngumpul oleh para remaja, bahkan kami sering mempergoki para remaja sedang pesta Miras dan perlakuan sekelompok remaja yang asyik Indehoy  yang menjurus seksual, "ungkap Lurah Soedjarijo  pada Teboonline.com, Kamis (18/9).

Lanjut Lurah, para remaja yang sering mangkal di Komplek Terminal dan sekitarnya melakukan hura - hura, kebanyakan dari oknum pelajar SLTP dan SLTA yang ada di Kecamatan Rimbo Bujang dan Rimbo Ulu. 

" Mereka yang sedang asyik pesta miras dan perbuatan tidak senonoh, kita tangkap dan kita panggil orang tuanya untuk dinasihati. Namun kejadian tersebut tidak membuat jerah para remaja, bahkan sampai saat ini, tempat yang dijadikan mangkal para remaja tersebut, masih tetap ramai, terutama pada malam Minggu.

" Saya minta Kepada Satpol PP Tebo, segera menggelar razia penertiban di Rimbo Bujang. Khusus kepada Kepala Sekolah dan guru SMP, SMA, SMK supaya mendoktrin siswanya, agar tidak terlibat jauh terkait kenakalan dan pergaulan bebas , yang dapat menghancurkan masa depan siswa dan mencoreng dunia pendidikan," tandas Lurah.

Sementara itu, Tengku, anggota Linmas yang menjadi Tim Penertiban, membenarkan  bahwa  pihaknya kerap menemukan didalam komplek Terminal, sekelompok oknum pelajar dan non pelajar sedang ngesek. Juga di temukan sekelompok pemuda dalam keadaan mabuk .

" Sekelompok pemuda sedang mabuk, melempari bangunan kios didalam Terminal menggunakan batu dan botol bekas minuman. Kondisi tersebut diperparah karena lampu listrik di Terminal sengaja tidak dihidupkan," jelas Tengku. (rto/asa)