Satpol PP Tebo Akan Razia PNS Yang Berkeliaran Saat Jam Kerja

Pol PP Tebo razia PNS
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO -Tekat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tebo, untuk menertibkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) diruang lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, sepertinya tidak main-main. 

Setelah tiga hari berturut-turut melakukan penertiban kepada para PNS yang terlambat datang dan masuk kantor, dalam waktu dekat ini Satpol PP Tebo akan melakukan razia terhadap PNS yang berkeliaran saat jam kantor atau jam kerja. Hal itu dikatakan oleh Tufik Kholdy, Kepala Kantor Satpol PP Tebo.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan surat edaran kepada seluruh PNS melalui dinas dan instansi yang ada di Pemkab Tebo, agar tidak keluar kantor atau berkeliaran pada jam kerja. “Secepatnya edaran itu akan kita edarkan ke seluruh kantor dan instansi,” ujar Kakan saat dikonfirmasi Teboonline.com diruang kantornya, Selasa (2/9).

Lanjutnya, setelah surat edaran di edarkan, pihaknya akan melakukan razia keliling. Jika ditemukan adanya PNS yang berkeliaran disaat jam kerja atau jam kantor, akan ditertibkan dan diamankan. “Terkeculai PNS tersebut mendapat izin dari kantor atau instansi masing-masing. Tetapi, jika mereka (PNS,red) keluar kantor dan berkeliaran disaat jam kerja, tanpa kejelasan, akan kita tertibkan dan kita amankan,” tuturnya.

Dengan begitu, Kakan berharap kedepannya para PNS di Kabupaten Tebo, bisa disiplin dan taat pada saat jam kerja. “Maunya kita para PNS sadar akan kewajibannya, salah satunya datang dan pulang kerja tepat pada waktu yang sudah ditentukan, dan tidak berkeliaran pada saat jam kerja. Bukan karena takut sama kita, terus mereka disiplin,” harapnya.

Sebelumnya, mulai Selasa (26/8) hingga Kamis (28/8), dari jam 08.00 WIB sampai jam 09.00 WIB, Satpol PP Tebo melakukan razia penertiban para PNS yang terlambat datang dan masuk kantor, di pintu gerbang masuk komplek perkantoran Bupati Tebo. Pada razia penertiban tersebut, sebanyak 75 orang PNS kedapatan datang terlambat. “Sudah kita data semua, tinggal diserahkan saja ke bupati,” pungkasnya. (nug)
           

Related News