Sunday, September 14, 2014


TEBOONLINE.COM, VIIKOTOILIR – Tirub (30), salah seorang Suku Anak Dalam (SAD) yang tinggal di KM 18 HPH desa Pemayongan, Kecamatan Sumay, Minggu (14/9) sekitar pukul 14.00 WIB dibacok oleh orang tak dikenal.

Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di ruang perawatan Puskesmas VII Koto Ilir karena korban menderita luka dibagian punggung belakang. Sementara, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Teboonline.com dilapangan menyebutkan, sebelum kejadian, korban seorang diri di rumahnya dimana saat itu korban usai menanam Padi di Ladang.

Tiba – tiba, terdengar suara Sepeda motor dari arah jalan mendekati rumahnya dan kemudian ada seseorang masuk ke rumahnya, langsung membacok korban dengan sebilah Golok. Karena kejadian tersebut mendadak, korban tak sempat mengelak dan akhirnya, sabetan Golok tersebut mengenai Punggung belakang korban dan korban pun tersungkur dilantai rumahnya tersebut.

Korban pun teriak minta tolong dan akhirnya, warga yang mendengar suara teriakan tersebut, bergegas menolong korban. Namun, saat warga datang ke rumah korban, pelaku sudah kabur meninggalkan TKP. Dan akhirnnya, korban pun dibawa ke Puskemas VII Koto Ilir oleh warga setempat.

“ Menurut keterangan korban, dio dibacok samo orang, tapi dio dak tahu siapo pelakunyo, luka bacokan korban dijahit 8 jahitan dan sampai sekarang ini keluarganyo belum ado yang jenguk,” ujar Kepala Desa TKPI, Winana yang saat dihubungi Koran ini sedang menjenguk korban di Puskesmas VII Koto Ilir.

Terkait korban yang merupakan warga SAD dijelaskan Winana, tidak memiliki Tumenggung ataupun kelompok seperti SAD pada umumnya. Namun, korban tersebut di rumahnya tinggal bersama keluarganya. Sementara, menurut informasi, aparat Kepolisian Sektor VII Koto Ilir paska kejadian, bersiap – siap guna antisipasi penyerangan SAD terhadap warga setempat. (rto/asa)