Wednesday, September 17, 2014


TEBOONLINE.COM, RIMBOULU – Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) di desa Muara Tabun Kecamatan VII Koto, tampaknya terus menjamur. Bahkan, Peti yang akhir – akhir ini menjadi target pemberantasan pihak penegak hukum, pemiliknya semakin berani dan tidak tanggung – tanggung dalam operasinya menggunakan alat berat jenis Eksapator.

Seperti di Sungai kecil yang menjadi lokasi Peti tepatnya dari arah desa Muara Tabun menuju ke jalan Jayapura desa Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu. Tepatnya dibawah lokasi Gorong – gorong tersebut sebelah kiri, terdapat aliran Sungai. Di Sungai tersebut, selama ini Peti beroperasi dengan leluasa menggunakan alat berat jenis Eksapator.

“ Dompeng (Peti_red) di Muara Tabun selama ini pakai Eksapator, tapi Eksapatornya masuk ke lokasi kadang seminggu sekali untuk mengeruk Sungai, setelah dikeruk, barulah Eksapatornya dikeluarkan dari lokasi dan Pasir yang dikeruk dari Sungai itu dicari Emasnya,” ujar warga setempat yang mengaku resah akibat aktifitas Peti tersebut, Selasa (16/9).

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya ini, Dompeng yang pakai Eksapator sudah lama beroperasi di desa Muara Tabun dan pihak keamanan disana juga sudah mengetahuinya. Namun, Dompeng tersebut tidak dirazia. Padahal menurut warga ini, Dompeng dilarang oleh pihak berwajib, apalagi Dompeng yang memakai Eksapator. (asa)