Pelaku Dugaan Korupsi Dana PNPM MP Rimbo Bujang, Harus Dihukum

Kantor PNPM MP Rimbo Bujang
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Banyak pihak yang menyayangkan terjadinya pembiaran terhadap pelaku yang diduga telah melakukan korupsi dana PNPM MP Kecamatan Rimbo Bujang. Salah satunya yaitu pemerhati pembangunan Kabupaten Tebo, Isrok Masroni.

Dikatakan Isrok Masroni, pelaku dugaan korupsi dana PNPM PM Rimbo Bujang harus dihukum seberat - beratnya sesuai undang – undang yang berlaku. 

Apalagi, temuan Faskab sebesar Rp 850 Juta yang diduga dikorupsi oleh Bendahara PNPM MP, ditengarai ada semacam konspirasi dengan pihak – pihak yang terlibat dalam PNPM MP Rimbo Bujang tersebut.

“ Apapun alasannya dana yang diduga dikorupsi itu, pelaku harus dihukum, jangan mentang – mentang dana yang diduga dikorupsi itu katanya kembali lagi ke PNPM MP Rimbo Bujang untuk pemberdayaan dan setelah diaudit, pelaku akan mengembalikan dana tersebut, kasus tersebut cukup selesai disitu saja, itu tidak bisa, bisa saja itu hanya modus saja dan yang dikorbankan hanya satu orang,” tegas Isrok kepada Teboonline.com, Senin (28/9).

Menurutnya, apabila pelaku hanya diberikan kemudahan untuk mengembalikan dana yang diduga telah dikorupsinya, dikhawatirkan nanti akan timbul kembali kejadian yang serupa. Karena, dalam penanganannya pihak Faskab tidak menitik beratkan tindakan efek jera dengan cara memberikan hukuman dengan melaporkannya ke Kepolisian atau Kejaksanaan.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo, Wartono Triyan Kusuma berjanji akan menindak lanjuti terjadinya dugaan korupsi pada Lembaga yang mengelola dana Milyaran dari Pemerintah tersebut.

“ DPRD Tebo bakal memanggil pelaku PNPM MP Rimbo Bujang dan persoalan dugaan korupsi ini, lebih baiknya pelaku dihukum sesuai perundangan yang berlaku,” tandas Wartono. (rto)

Related News