Makam Sejarah Tebo Dibersihkan

Eko Putra saat berada di Makam Sejarah Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Makam sejarah yang berada di belakang makam pahlawan Sultan Thaha Saifuddin (STS), atau tepatnya didepan Bank Jambi Pasar Muara Tebo, yang selama ini terkesan tidak terawat dan dibiarkan terlantar, Kamis (25/9), dibersihkan oleh Dinas Perkotaan, Pertamanan Dan Kebersihan (DKPP) Kabupaten Tebo.

Kepala DKPP Tebo, Eko Putra mengatakan, makam tersebut merupakan salah satu bukti sejarah di Kabupaten Tebo. Buktinya, kata dia, pada nisan makam tertera tulisan dengan angka 31-8-1924. “Sejarahnya ini adalah makam Belanda,” ujar Eko saat mengawasi petugas membersihkan blukar dan tanaman liar dilokasi makam tersebut.

Lanjut Eko, rencananya makam tersebut akan di cat warna-warni agar menarik perhatian. “Jika sudah menarik perhatian tentunya akan timbul rasa penasaran dan ingin tahu. Jika sudah begitu baru kita jelaskan jika makam itu salah satu bukti sejarah yang ada di Tebo,” tuturnya.

Tidak itu saja, ujar Eko lagi, agar terlihat rapi dan mengundang perhatian, nantinya makam tersebut akan dipagar keliling. “Kemarin, pada ABT anggaran untuk pagar sudah kita usulkan, namun tidak muncul. Tapi tetap akan kita usulkan kembali karena kita ingin menata dan merawat bukti sejarah yang ada,” jelasnya.

Untuk itu, Eko berharap usulan anggaran untuk pembangunan pagar makam sejarah tersebut, bisa direalisasikan, “Kita ingin menunjukan jika Kabupaten Tebo adalah kota sejarah, dengan cara merawat dan menata peninggalan-peninggalan sejarah yang ada,” tukasnya.

Penataan dan pembersihan makam sejarah tersebut mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Seperti yang diutarakan Firdaus. Diceritakannya, beberapa tahun yang lalu setiap bulan Agustus ada warga Belanda yang ziarah ke makam sejarah itu. Namun, lanjut dia, sudah beberapa tahun belakangan ini tidak ada yang ziarah ke makam itu.

“Biasanya ada orang dari Belanda yang ziaraH dimakam itu. Sepertinya mereka (penziarah_red) adalah anggota dari keluarga yang dimakam. Ini sudah beberapa tahun tidak tampak lagi,” pungkasnya. (peta)


Related News