Kadus Pagar Alam Tahan Raskin


Beras Raskin
TEBOONLINE.COM, SERAISERUMPUN – Wahyu, Kadus Pagar Alam desa Teluk Melintang, Kecamatan Serai Serumpun, dituding warga telah menahan jatah Raskin milik warga miskin dusun setempat. Menurut salah seorang warga, penyebabnya adalah karena warga penerima jatah Raskin tersebut tidak membayar iuran lebaran.

“ Kadus Pagar Alam, Wahyu menahan beras Raskin milik 10 Kepala Keluarga (KK), alasannya karena 10 KK tersebut tidak bayar iuran lebaran,” ujar Sargawi, warga calon penerima jatah Raskin tersebut kepada Teboonline.com, Kamis (11/9).

Diceritakannya, iuran lebaran tersebut adalah iuran yang digunakan untuk pembuatan mainan anak-anak pada hari Raya idul Fitri yang lalu dan iuran tersebut diberlakukan kepada semua warga. Namun, karena tidak mampu, 10 KK tersebut tidak membayarnya dan diketahui, warga lainnya pun banyak juga yang tidak membayar.

“ Saat warga akan meminta jatah Raskin yang menjadi haknya itu, Kadus Wahyu tetap tidak memberikannya dan malah menjawab, biarlah beras Raskin ini jadi Tepung,” ujar Sargawi yang didampingi Hambali bercerita kepada Teboonline.com.

Beras Raskin yang ditahan oleh Kadus Wahyu tersebut lanjut Sargawi, sebenarnya tidak seberapa. Namun, bagi warga penerima Raskin, jumlah Raskin tersebut sangat berarti dan berharga karena, Raskin tersebut dapat menghidupi keluarga besarnya yang masih tergolong tidak mampu. (ratno)

Related News