Jenang Minta Pemkab Adakan Sosialisasi Hukum Kepada SAD

SAD yang menginginkan Pemerintah mensosialisasikan
tentang Hukum
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO -Tindakan warga SAD yang tidak terarah dan cenderung berlaku semena-mena terhadap masyarakat umum, disebabkan minimnya pengetahuan SAD akan hukum atau dalam artian kurang mendapatkan pendidikan. 

Namun, hal demikian bisa diminimalisir jika sosialisasi hukum positif rutin dilakukan oleh Pemda terhadap kelompok SAD. Hal itu disampaikan oleh Sariman, jenang warga SAD Makekal Desa Tanah Garo Kecamatan Tebo Ilir.

“Serkisar 700 jiwa warga SAD yang ada di Dusun Makekal, namun hanya 400 jiwa yang terdata. Kesulitan pendataan ini disebabkan selain mereka berpindah pindah juga kurangnya kesadaran mereka (Warga SAD,red) akan hal itu,” ujar Jenang.

Menurut jenang, yang sering bikin ribut dan rusuh itu sebenarnya bukan warga SAD Makekal Desa Tanah Garo, tapi warga SAD dari Singkut dan Sarolangun. "Sebelum bergabung dengan warga SAD dari Singkut dan Sarolangun, tidak pernah macam-macam apalagi sampai terjadi bentrok. Salah satu kebiasaan  membawa senjata kecepek itu baru baru ini mereka lakukan semenjak bergaul dengan SAD dari Sarolangun dan Mandiangin,” tambah Jenang yang juga Kades Tanah Garo.

Menurut Jenang lagi, pengaruh buruk dari SAD Kabupaten Tetangga dapat ditepis bila SAD di Dusun Makekal benar-benar dibina terutama dibidang hukum. “Caba Tanya sama Pemerintah, apakah sudah pernah melakukan sosialisasi hukum kepada SAD. Jujur kami disini juga ingin hidup damai dan berdampingan, tapi karena beda wawasan dan pengetahuan, makanya terjadi salah paham dan berakhir bentrok,” pungkasnya.

Diketahui, Sabtu (13/9), telah terjadi bentrok antara kelompok SAD dengan warga Kecamatan Muara Tabir yang terdiri dari tiga desa yakni, desa Embacang Gedang, Bangko Pintas dan Pintas Tuo. Akibat konflik tersebut, Sakolah (20) warga SAD mengalami luka tusuk dibagian perut. Selain itu, beberapa pondok tempat tinggal dan lima Buah motor SAD hangus terbakar akibat amukan warga. (Peta)

Related News