Monday, September 29, 2014

Kantor PNPM MP Rimbo Bujang
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tebo, Rais Dani berpendapat bahwa Bendahara PNPM MP Rimbo Bujang, Eni Herawati yang diduga sebagai pelaku dugaan korupsi dana PNPM MP Rimbo Bujang senilai Rp 850 Juta, apabila mengembalikan dana yang diduga telah dikorupsinya kepada pihak PNPM MP itu sendiri, sedikit pun tidak akan menghilangkan perbuatan pelaku.

Rais Dani melihat, dugaan korupsi ditubuh PNPM MP Rimbo Bujang dan adanya Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) fiktif sebagai tempat alokasi pinjaman dana dari PNPM MP, boleh dilakukan semacam kesepakatan antara pelaku dengan pihak paling atas dalam PNPM MP tersebut.

Seperti, pelaku diberikan waktu misalnya dalam waktu satu bulan untuk mengembalikan dana yang diduga telah dikorupsinya itu. Apabila pelaku tidak juga mengembalikan dana tersebut, maka pelaku dilaporkan ke Kepolisian. Meskipun pelaku telah mengembalikan dana tersebut, pelaku tetap dikenai sanksi hukum dan tidak bisa lepas begitu saja dari persoalan tersebut.

“ Dalam dugaan korupsi di PNPM MP Rimbo Bujang, meskipun pelaku mengembalikan Uang tersebut, tapi itu tidak bisa menghilangkan perbuatan pelaku,” ujar Kasi Intel Rais Dani kepada Koran ini saat diruang kerjanya, Senin (29/9).

Lanjutnya, pihak Kejaksaan Negeri Tebo sendiri saat ini belum mempunyai bukti awal untuk masuk guna penyelidikan kasus tersebut. Namun, melalui Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksanaan Negeri Tebo akan berkoordinasi dengan Fasilitator Kabupaten (Faskab) yang telah melakukan audit terhadap PNPM MP Rimbo Bujang. (rto)