Dinsosnakertrans Kabupaten Tebo, Gelar Bintek PKH


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (DINSOSNAKERTRANS) Kabupaten Tebo menggelar Bimbingan Teknis (BINTEK) program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2014, bertempat di Pendopo rumah dinas Bupati Tebo, Senin (15/9) yang dihadiri Kemensos RI,  Camat, SKPD, Lurah, Kades, Kepala Puskesmas se Kabupaten Tebo.

Bimtek PKH dibuka langsung oleh Bupati Tebo H.Sukandar. Bupati dalam sambutannya mengatakan, kepada para peserta Bimtek agar mengikuti dengan sebaik - baiknya materi yang disajikan oleh pembicara atau nara sumber, apa yang didapatkan dalam forum Bimtek ini agar nantinya para peserta dapat mensosialisasikan PKH yang merupakan program Nasional diwilayahnya masing - masing.

" Saya minta peserta Bimtek memanfatkan forum pertemuan yang singkat ini untuk menjadi bekal dan acuan penetrapan PKH di Kelurahan maupun desa masing - masing," ujar Bupati Sukandar.

Lanjut Bupati, kepada para dinas instansi terkait, Camat, Lurah, Kades dan para pendamping supaya dapat melaksanakan dan mensukseskan PKH di wilayah Kabupaten Tebo sesuai harapan kita bersama.

" Kepada dinas instansi terkait dan khusus pendamping dari Kemensos yang menjadi ujung tombak ditugaskan didesa - desa lebih akurasi dalam melakukan pendataan terhadap orang - orang yang tidak mampu sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) PKH yang ada," pungkas Bupati.

Nara sumber Rahimah dari Kemensos RI Jakarta dalam paparannya antara lain, bahwa FKH merupakan program Nasional gabungan dari lima Kementrian seperti Kemensos, Kemenag, Kemendikbud, Kemenkes dan Kemendagri.yang berhak mendapat pelayanan PKH yakni orang yang tidak mampu, keluarga yang ada Ibu hamil, anak Balita atau anak sekolah maksimal SMP sederajat.

" Orang yang tidak mampu tersebut mendapat pelayanan PKH, yakni kesehatan ibu hamil, anak balita dan biaya pendidikan anak sekolak tersebut. Saya minta kepada pendamping sebagai Pion yang bertugas didesa - desa agar profesional dan proposional," tegas Rohimah.

Sementara itu, Camat Tebo Tengah selaku peserta Bimtek menanyakan kepada nara sumber tentang kendala dilapangan terkait PKH yang ada ditebo tengah.  " Contohnya di wilayah saya Tebo Tengah banyak orang miskin yang layak mendapatkan layanan PKH, namun dana yang digulirkan untuk orang miskin tersebut sangatlah terbatas sehingga saya mendapat kritikan dari orang miskin yang tidak menerima bantuan PKH tersebut," tandasnya.

Nara sumber menjawab petanyaan Camat Tebo tengah terkait minimnya dana PKH dari Pemerintah, dan siapa saja orang miskin yang bisa mendapatkan pelayanan PKH. " Memang benar dana PKH yang digulirkan Pemerintah yang bersumber dari APBN sangatlah minim untuk itu, disarankan agar kepada daerah bisa membantu alokasi dana untuk PKH dari APBD. Sedangkan orang miskin yang berhak menerima pelayanan PKH yang benar-benar orang miskin, dari BPS yang merupakan lembaga pendataan yang sah secara hukum," tandas nara sumber. (asa/rto)

Related News