Sunday, September 7, 2014

Iskandar, Kepala Dispenda Kabupaten Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Menindak lanjuti pernyataan Bupati Tebo, H Sukandar yang menegaskan agar Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Tebo, tidak ragu dalam bertindak demi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), beberapa waktu yang lalu Dispenda Tebo melakukan rapat kordinasi dengan Kepala SKPD dan Camat se Kabupaten Tebo.

Kepala Dispenda Kabupaten Tebo, Iskandar mengatakan, salah satu pembahasan pada rapat kordinasi tersebut adalah, tentang besaran PAD dari sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang disetor oleh Camat ke Dispenda, masih dibawah target. Alasan Camat, kata dia, banyak masyarakat yang ragu atas besaran beban pajak yang tertera dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT- PBB).

" Beberapa masyarakat ada yang komplain atas besaran beban PBB yang harus mereka bayar. Jadi mereka (Masyarakat_red) lebih memilih untuk tidak membayar PBB. Itu alasan Camat mengapa setoran PBB hingga saat ini masih dibawah target," ungkap Iskandar diruang Kantornya, kemarin.

Untuk menyikapi hal itu, lanjut Iskandar, pihaknya akan berupaya meyakinkan masyarakat agar tidak ragu untuk membayar PBB sesuai SPPT. "Bagi masyarakat yang komplain atas besaran pajak yang harus dibayar karena tidak sesuai dengan objek pajak, masyarakat bisa langsung datang ke kantor Dispenda untuk melakukan koordinasi. Kita siap turun ke lapangan untuk mencocokan objek pajak dengan besaran pajak yang harus dibayar," tuturnya.

Ditegaskan Iskandar, jika objek pajak yang harus dibayar tidak sesuai atas lebih besar dari SPPT, pihaknya siap untuk memperbaikinya. Agar ke depannya tidak ada lagi kesalahan beban pajak yang tertera dalam SPPT, tidak sesuai dengan objek pajak yang harus dibayar. "Jika ada kesalahan mari kita perbaiki sama-sama. Jangan hanya diam dan ujung-ujungnya tidak bayar pajak. Itu akan merugikan kita semua, sebab sekarang ini, pajak yang dibayar langsung masuk ke kas daerah dan dikelolah langsung oleh daerah," pungkasnya. (peta)