Bensin Eceran Capai Rp 10.000 Per Liter

Warga saat membeli BBM eceran dengan harga Rp 10 Ribu/liter

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Baru isu rencana pemerintah pusat akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), realitanya penjual BBM eceran sudah lebih dulu menaikkan harga jenis minyak bensin. Kebanyakan para penjual eceran Bensin di Kios atau pertamini, lokasinya tidak jauh dengan SPBU di Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang.

Sementara, terlihat SPBU Wirotho Agung di jaga oleh petugas baik dari Polri dan TNI dalam sepekan ini, tampak antrian panjang baik roda dua dan roda empat, mereka (Pengantri_red) untuk mendapatkan pelayanan BBM dengan harga standar BBM di SPBU yang masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Subsidi Pemerintah, yakni Bensin  RP 6500 per liter
dan Solar Rp 5500 per liter.

Kondisi saat ini, akibat adanya isu rencana kenaikan harga BBM oleh Pemerintah pusat, membuat penjual eceran BBM di Kios atau Pertamini di beberapa Kecamatan di Kabupaten Tebo, dalam sepekan ini sudah menaikkan harga premium atau bensin terlebih dahulu.

" Benar, di Kecamatan VII Koto, para pemilik Kios atau Pertamini menjual Bensin Rp 10.000 per liter, kenaikan harga Bensin tersebut sangat dikeluhkan oleh masyarakat. Padahal pemerintah sampai saat ini belum menaikkan harga BBM." ungkap Piyan, warga Dusun Baru VII Koto, Rabu (3/9).

Hal senada juga dikatakan Budi, warga Desa Wana Reja Kecamatan Rimbo Ulu, menurut pengakuaannya, harga Bensin di wilayahnya juga sudah naik dalam sepekan ini. " Memang benar di Desa Wana Reja Rimbo Ulu, pemilik Kios atau Pertamini menjual bensin Rp 9000 perliter, kita sebagai konsumen terkejut dengan adanya kenaikan harga bensin tersebut, soalnya pemerintah kan belum ada menaikan harga BBM," ujar Budi.

Sementara itu, Bambang Irwanto, warga Kelurahan Wirotho Aggung Kecamatan Rimbo Bujang, menyatakan bahwa harga BBM terutama harga bensin eceran di Kios atau Pertamini, sejak sepekan ini ada kenaikkan, namun kenaikanya tidak signifikan. 

"Kendati Pemerintah belum ada menaikan harga BBM secara resmi, para pedagang bensin eceran di Wirotho Agung sudah menaikkan harga dan menjual bensin Rp 8000 per liter, kenaikkan harga bensin tersebut masih bisa dianggap wajar, " papar Bambang Irwanto, yang nota bene Kasi Trantibum Kantor Camat Rimbo Bujang. (amir)

Related News