Tradisi Lebaran Ketupat Masih Berjalan Di Rimbo Bujang

RIMBOBUJANG – Tradisi lebaran Ketupat secara turun temurun di Kecamatan Rimbo Bujang, sampai saat ini masih tetatp berjalan seperti biasanya. Lebaran Ketupat ini, dimulai pada tanggal 8 bulan Syawal atau hari kedelapan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.
 
Kali ini, warga cukup antusias menyambutnya, terbukti, pada hari Sabtu (2/8) dan Minggu kemarin (3/8), warga beramai – ramai mencari Janur untuk membuat Ketupat. Seperti yang terjadi di jalan Sultan Hassanudin Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang.
 
Persiapan menyambut Lebaran Ketupat sudah dilakukan sejak hari Sabtu kemarin, secara berkelompok dan perorangan, warga mencari Janur dan membuat bungkus Ketupat dan Lepet. Setelah selesai membuat bungkus Ketupat dan Lepet, bungkus Ketupat dan Lepet tersebut dibagi untuk perKepala Keluarga.
 
Biasanya, setelah Ketupat dan Lepet sudah siap dibuat, warga secara bersama – sama melakukan Kenduri di Mushola atau Masjid pada pagi hari yaitu pada tanggal 8 Syawal. Usai Kenduri, warga makan bersama menikmati Ketupat dan Lepet yang telah siap disajikan dengan Opor Ayam, Rendang Daging dan Semur.
 
“Tradisi lebaran ketupat sebenarnya diselenggarakan pada hari ke tujuh bulan syawal, merupakan tradisi khas Indonesia yang biasa disebut sebagai hari raya kecil setelah melakukan puasa syawal selama 6 hari atau puasa kecil dibandingkan dengan Idul Fitri yang didahului puasa Ramadhan selama 1 bulan. Sesuai dengan sunnah nabi, setelah memperingati Idul Fitri, umat Islam disunnahkan puasa selama 6 hari, yang bagi umat Islam di Indonesia kemudian diperingati sebagai Lebaran Ketupat atau Syawalan,” ujar Mulyoko, salah satu Imam Masjid di Jalan Sultan Hassanun, Minggu (3/8).

Tradisi lebaran ketupat lanjutnya, awal mulanya berasal dari orang Jawa, kemudian tradisi ini menyebar ke seluruh pelosok nusantara yang dibawa oleh orang Jawa sehingga menjadi tradisi yang menasional. Makna tradisi lebaran ketupat ini sangat dalam sekali bagi orang Jawa, mengandung filosofis kehidupan yang berharga. (crew)

Related News