Terkait Pemeriksaan 10 Kepsek, Kadis Dikbudpora Tebo Angkat Bicara

ZULKIPLI
" Zulkipli : Saya Akan Katakan Apa Yang Sebenarnya Saya Alami Dan Rasakan "

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Menyikapi pemeriksaan 10 orang Kepala Sekolah yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Tebo terkait dugaan penyimpangan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2012 senilai Rp 6,8 Milyar, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Tebo, Zukipli angkat bicara.

Kadis Dikbudpora Tebo, Zulkipli ditemui Teboonline.com di kantornya, Kamis (14/8) menegaskan bahwa terkait pemeriksaan kepala sekolah penerima bantuan proyek DAK tahun 2012 dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak hukum dalam hal ini Kejari Tebo, Ia mengatakan akan memberikan keterangan yang sebenarnya mengenai DAK 2012.

" Iya, saya serahkan sepenuhnya kepada pihak hukum, sebagai warga negara saya harus patuh taat pada hukum dan akan meberikan keterangan yang sebenarnya apa yang saya alami dan saya rasakan," ujar Zulkipli.

Dilanjutkan Zulkipli, ia tak menampik jika sebelumnya dirinya dan sejumlah bawahannya pun telah dipanggil dan diperiksa oleh Kejari Tebo, namun yang jadi pertanyaan, kenapa pemeriksaan 10 Kepsek kemarin sebagai saksi terhadap Dinas, seharusnya Guru-guru yang jadi saksi terhadap Kepsek, pasalnya pekerjaan proyek DAK itu kan dikerjakan oleh pihak sekolah secara swakelola.

Ditambahkanya, untuk pekerjaan fisik proyek DAK tahun 2012 tidak memakai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) maupun panitia dari Dinas karena swakelola atau dikerjakan sendiri oleh pihak sekolah, namun untuk pengadaan seperti alat peraga dan Moubilier ada PPTK nya dan panitia pelaksana dari Disdikbudpora Tebo.

Saat ditanya berapa orang PPTK nya dan siapa saja panitia pelaksananya pada saat itu, Zulkipli mengatakan tidak ingat lagi. (ard)

Related News