SPPT PBB Banyak Yang Bermasalah

SPPT PBB
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) di desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang banyak yang bermasalah. Seperti adanya nama objek pajak ganda, objek pajak fiktif dan tidak seimbangnya besaran pajak dengan kondisi lokasi.

SPPT PBB yang bermasalah tersebut, sangat mempengaruhi besarnya target pencapaian rata – rata SPPT PBB dan memperbanyak tunggakan SPPT PBB. Hal itu seperti yang diungkapkan Sekdes Perintis, M Bassarudin.

“Banyak SPPT PBB yang bermasalah, anehnya lagi, PBB yang bermasalah tersebut diajukan ke Dispenda untuk dibenahi atau dihapus, sangat susah sekali bahkan akan muncul tiap tahun, tapi kalau ngajukan nama objek pajak baru, hari itu diajukan hari itu langsung keluar,” ujar M Bassarudin menerangkan kepada Teboonline.com, Rabu (27/8).

Persoalan – persoalan SPPT PBB tidak hanya terjadi di desa Perintis saja imbuh Sekdes, itu pasti terjadi disemua desa dan daerah dan pihak terkait harus lebih jeli lagi mengatasi persoalan tersebut. Namun, untuk di Desa Perintis, realisasi pencapaian PBB pada tahun 2013 lalu tercapai 65 % diluar SPPT PBB yang bermasalah dan desa Perintis adalah peringkat 1 realisasi pencapaian PBB.

“ Untuk target pencapaian PBB rata – rata desa Perintis adalah Rp 102 Juta, untuk tahun ini target sekitar Rp 80 Juta,” pungkas Bassarudin. (ratno)

Related News