SMAN 16 Kabupaten Tebo Siap Laksanakan Kurikulum 2013

DARMA LAKSANA

TEBOONLINE, MUARATEBO – SMAN 16 Kabupaten Tebo, yang dikepalai oleh Darma Laksana siap laksanakan kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2014/2015. Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo sendiri, telah mempersiapkan dengan memberikan pembekalan mengenai apa dan bagaimana pelaksanaan kurikulum 2013.



"Kami didiklatkan ke Jambi, terlebih dahulu dimulai dari wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menerima sosialisasi, Guru-guru per mata pelajaran diberikan pembekalan mulai dari bagaimana pelaksanaan kurikulum 2013, sampai ke pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)," ungkap Darma Laksana, Selasa (26/8) kepada Teboonline.com diruang kerjanya.



Di SMAN 16 kata dia, meskipun belum semua Guru mata pelajaran mengikuti pelatihan persiapan penerapan kurikulum 2013. Namun, pada tahun ajaran baru 2014/2015 kurikulum 2013 siap diterapkan. 



"Karena ini sudah Instruksi langsung dari Kementrian, sekolah-sekolah di Kabupaten Tebo pada tahun 2014/2015 wajib melaksanakan kurikulum 2013," tutur Darma. 



Ia menjelaskan, pembekalan dilakukan sebanyak tiga kali, sampai benar-benar mengerti membuat RPP dalam waktu satu tahun. Ia mengharapkan dengan adanya kerjasama ini dalam proses belajar dapat membimbing siswa untuk dapat mencari sumber-sumber yang tepat, menyusun langkah-langkah dalam memecahkan soal-soal yang diberikan. Sehingga siswa betul-betul bisa belajar dari media yang ada, lingkungan sekitarnya, dan sebagainya.



"Dalam mempersiapkan pelaksanaan kurikulum 2013 kami menambahkan sarana IT khususnya komputer dan akses internet, agar siswa dapat mencari sumber-sumber informasi dengan menggunakan fasilitas IT. Kemudian koleksi buku-buku perpustakaan referensinya juga kami tambah lagi, sehingga dapat membantu siswa dalam mencari sumber-sumber dalam proses belajar" tandasnya.

Terkait Guru SMAN 16 yang Diklat Kurikulum 2013, baru 12 orang Guru yang Diklat dan 6 orang Guru belum Diklat. Namun, yang disayangkan adalah belum adanya Instruktur Diklat. Jadi,  bisa jadi penerapan Kurikulum 2013 ini tidak dapat terserap dengan maksimal. (ratno)

Related News