Sadiyo Bantah Adanya Perpeloncoan Di SMKN 2 Kabupaten Tebo

Sadiyo
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Adanya isu yang menyatakan di SMKN 2 Kabupaten Tebo terjadi perpeloncoan terhadap peserta Masa Orientasi Peserta Didik (Mopdik), dibantah oleh Kepala SMKN 2 Kabupaten Tebo, Sadiyo. Menurutnya, tudingan perpeloncoan tersebut adalah tidak benar. 

“Tidak ada perpeloncoan dalam Mopdik SMKN 2 Tebo, semuanya masih dalam batas kewajaran” ujar Sadiyo, Senin (11/8) saat dikonfirmasi Teboonline.com.

Menurut Sadiyo, dalam tahapan – tahapan Mopdik yang bertujuan untuk memperkenalkan peserta Mopdik dengan tujuan memberikan kesan positif terhadap sekolah, salah satunya adalah tahapan Heking.

Heking yang diikuti oleh seluruh peserta Mopdik lanjutnya, itu dilaksanakan pada hari ketiga atau hari terakhir kegiatan Mopdik digelar. Memang diakuinya, setiap peserta mopdik diminta untuk memakai asesoris mainan yang dibuat dari bahan kardus. Mungkin, karena peserta Mopdik memakai asesoris tersebut, timbul tudingan adanya perpeloncoan di SMKN 2 Kabupaten Tebo seperti yang pernah diberitakan di Media beberapa waktu yang lalu.

“Kita sudah berikan pos – pos Mopdik kepada pihak Dinas, itu setelah ada tudingan perpeloncoan,” ujar Sadiyo.

Sementara, salah satu siswa SMKN 2 Kabupaten Tebo Kelas X, Rafik saat dikonfirmasi Teboonline.com menyatakan bahwa, pada saat dirinya mengikuti Mopdik, dirinya dan peserta lainnya tidak ada memakai system perpeloncoan. (amir) 

Related News