Peserta BPJS Di Tebo Capai 82.000 Jiwa


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Tercatat hingga bulan Agustus 2014 jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan  Kabupaten Tebo sudah  mencapai 82.000 jiwa. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo melalui Kabid Kesga dan Promkes, Majazi Rabu (12/8).

" Untuk saat ini jumlah peserta BPJS sampai Agustus sudah 82.000 dari 300.000 jiwa, baik itu kategori yang dibiayai pemerintah maupun bayar sendiri," terang Majazi.

Sementara itu, dirinya juga menyebutkan ada dua kategori peserta BPJS, yaitu dibiayai Pemerintah atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan biaya sendiri, kemudian data pengusulan peserta BPJS bagi yang tidak mampu langsung direkomendasikan dari Camat dan Desa saat ini sudah sebanyak 5400 jiwa.

" Kini Pemda sudah mempersiapkan dana untuk peserta BPJS yang tidak mampu, dana tersebut berjumlah Rp 1,2 Milyar dan dipegang oleh Pemda itu sendiri," ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, jika dipersentasekan peserta BPJS di Kabupaten Tebo sudah mencapai 27,3 persen, dari data 82.000 jiwa tersebut mempunyai kelas tersendiri dari mulai kelas 1,2 dan 3 yang biaya per bulan nya pun juga berbeda.

" Biaya perbulan untuk satu orang kelas 1 Rp. 59.500, kemudian kelas 2 Rp.42.500 dan kelas yang ke 3 Rp. 25.500," jelasnya.

Saat ditanya apakah peserta PBI berlaku untuk kalangan bawah saja, dirinya menyebutkan, memang peserta PBI untuk kalangan fakir miskin dan orang yang tidak mampu saja, kalau di kalangan PNS, TNI, POLRI, Pejabat Negara, pegawai swasta dan pekerja lain yang menerimah upah hanya dipotong gajinya saja untuk uiran per bulannya.

"PBI itu cuma berlaku dikalangan fakir dan orang yang tidak mampu saja, selain dari pada itu mereka bayar per bulanya langsung di potong gaji dan kalau pun dia punya usaha lain mereka bayar sendiri-sendiri," paparnya.

Untuk target nasional di tahun 2019 nanti seluru masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Tebo sudah memiliki kartu BPJS.

" Kami berharap di tahun 2019 nanti Kabupaten Tebo mampu mengikuti target nasional tersebut, " harapnya. (ty)

Related News