Korban Minah Oplosan Di Tebo Terus Bertambah

Salah satu korban Minah Oplosan saat dijenguk oleh
Wabup Tebo Hamdi di RSU STS Tebo
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Korban Minyak Tanah (Minah) oplosan di Kabupaten Tebo terus bertambah, sebelumnya terjadi di Kecamatan Rimbo Ilir dan Tebo Tengah yang mengakibatkan para korbannya terluka parah akibat terbakar. Hal serupa, kembali terjadi di Kecamatan Rimbo Bujang.

Kali ini, korban adalah Siman (30) warga Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung. Korban menderita luka bakar dibagian wajah akibat semburan Api dari Kompor miliknya, pada hari Selasa (12/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Awalnya, korban hendak menyalakan Kompor karena Istrinya akan memasak. Sebelum dinyalakan, Kompor tersebut diisi Minah yang dibelinya dari penjual Minah yang ada di Pasar Sarinah. Setelah diisi Kompor tersebut, tanpa curiga sama sekali, korban menyalakan korek api ke Sumbu Kompor tersebut, tiba – tiba Kompor tersebut meledak dan menyemburkan Api kearah wajahnya.

Pada saat itu, Istri korban mendengar suara ledakan dari arah dapur, rasa penasaran akan suara ledakan tersebut, Istri korban pergi ke dapur untuk melihatnya. Ternyata dilihatnya, Suaminya sedang terbakar dan kemudian Istri korban langsung berusaha menolongnya.

“Ya benar, Korban terbakar akibat Minah Oplosan di Pasar Sarinah sempat dirawat di Puskesmas Rimbo Bujang,” ujar Amir Said, Kasi Pemerintahan Kantor Lurah Wirotho Agung, Kamis (14/8).

Adanya kejadian tersebut, Kasi Pemerintahan Kantor Lurah Wirotho Agung menghimbau kepada warga Kelurahan Wirotho Agung agar lebih berhati – hati membeli Minah di Pasaran karena akhir – akhir ini telah beredar Minah yang dioplos dengan Bensin.

“Minah Oplosan telah beredar ditengah – tengah masyarakat, untuk itu saya himbau kepada masyarakat agar jeli dalam membeli Minah,” harap Amir Said. (agus)

Related News