Warga Bingung Lihat Quick Qount Pilpres


TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Masyarakat di Kecamatan Rimbo Bujang yang terus
mengikuti perkembangan Pemilu Presiden tidak percaya dengan hitungan cepat yang dilakukan lembaga survey. Soalnya, survey yang mereka lalukan hasilnya berbeda-beda.

Kalau lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dan Lembaga Suara Nasional (LSN) dalam hitungan cepatnya Prabowo-Hatta unggul.

Sementara, LSI dan SMRC menyatakan berdasarkan hasil quick count pasangan Jokowi-JK memenangkan Pilpres 2014 dengan 52,76 persen. Sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh suara di kisaran 47,24 persen.

"Kami melihat quick count Pilpres margin errornya tidak 1 atau 2 persen, tapi bisa 15-20 persen, karena kami lihat lembaga survey ini seolah-olah ada pesanan," ujar Budi bersama Suratno warga Rimbo Bujang yang melihat hasil surve lewat TV nasional, Rabu (9/7).

Sebagai warga negara, katanya, hasil quick count tak mendidik, malahan bisa menimbulkan perpecah di tengah-tengah masyarakat.

Sementara, Endita, Ketua PPS Kelurahan Wirotho Agung berharap masyarakat jangan terpengaruh dengan quick count. survei dan jajak pendapat yang dilakukan sejumlah lembaga bukan merupakan hasil penghitungan resmi.

"Terkait hasil 'quick count', survei dan 'exit poll' itu bukan hasil resmi dari KPU, namun itu patut diapresiasi sebagai metode ilmiah yang dilakukan oleh lembaga. Kami berharap masyarakat menunggu dan mempercayai hasil resmi dari KPU," ujarnya.

Dia mengatakan, sesuai jadwal yang telah ditentukan, KPU akan secara resmi menetapkan dan mengumumkan pasangan calon dengan perolehan suara terbanyak di Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada 22 Juli mendatang. (komet/crew)

Related News