Pengemis Menjamur Di Bulan Ramadhan


TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Ramadan dimanfaatkan benar-benar oleh para pengemis untuk mencari rezeki dari umat Islam yang memandang bulan ini sebagai ajang untuk beribadah dan mencari pahala. Tak heran jika pengemis menjamur di bulan penuh barokah ini.

Peminta-minta tidak hanya berkeliaran di kota-kota besar seperti Jambi, Bungo, namun Rimbo Bujang pun dibanjiri pengemis. Pasar Sarinah menjadi sasaran para pengemis. Mereka berharap dapat sedekah dari umat Islam yang berkunjung disana.

Penampilan yang kumuh, apalagi beberapa diantaranya menggendong anak yang masih bocah, memang membuat kita sering menaruh belas kasihan. Tidak terasa tangan merogoh kantung. Uang receh pun berpindah tangan kepada si peminta-minta.

Selama Ramadan, para pengemis seakan jadi lebih banyak dari biasanya. Istilah pengemis musiman pun berkembang di masyarakat. Tapi ada juga pengemis permanen. Mereka sehari-hari memang mencari nafkah dari mengemis.

Irda, tokoh masyarakat Pasar Sarinah mengungkapkan kepada Koran ini. Paska bulan Ramadhan, Pengemis menjamur dan setiap harinya, jumlahnya terus bertambah. Itu terbukti, banyak pengemis – pengemis dengan wajah baru.

“Saya sangat paham dengan wajah para pengemis di Pasar Sarinah, kalau Pengemis yang setiap hari operasi di Pasar Sarinah itu ada sekitar 6 orang. Tapi di bulan Puasa ini ada sekitar 15 orang dengan wajah baru dan saya tak pernah melihatnya,” ujar Irda, Senin (14/7).

Sementara, salah satu pengemis yang mengaku baru kali ini beroperasi di Pasar Sarinah kepada Koran ini mengakui bahwa dirinya datang dari Sijunjung, Sumatera Barat. Misinya datang ke Pasar Sarinah memang untuk meminta – minta belas kasihan dari orang.

“Saya dari Sijunjung, karena di Pasar Rimbo Bujang ini ramai jadi saya meminta – minta disini,” ujar pengemis yang enggan disebut namanya. (komet)

Related News