MUI Tebo, Putuskan Standar Zakat Fitrah


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Perindagkop ( Pemda -red) Kabupaten Tebo, telah menggelar rapat musyawarah bersama membahas tentang standar atau acuan Zakat firah bagi umat islam tahun 2014.                                                                                 

Keputusan bersama ketiga lembaga tersebut, yakni 2,5 kg beras dengan nilai di uangkan Zakat fitrah Terendah Rp 23 Ribu perorang, Menengah Rp 26 Ribu perorang dan Tertingi Rp 30 Ribu perorang.

"Sesuai keputusan musyawarah bersama, telah memutuskan standar Zakat fitrah di Kabupaten Tebo, dengan mengacu kepada klasifikasi harga beras per Kg di pasaran terendah, menengah dan tertinggi, "ungkap Kyai H. Rifai Ahmad, Ketua MUI Kabupaten Tebo, Rabu (16/7).

Ditambahkannya, bagi umat Islam yang mempunyai kewajiban Zakat fitrah, dapat menyalurkannya langsung kepada pengurus Zakat fitrah yang sudah terbentuk, di wilayahnya masing - masing.

"Dipersilahkan kepada umat Islam membayar Zakat fitrah melalui Badan Amil yang ada. Dengan menyalurkan Zakat fitrah ke Badan amil, akan lebih mudah panitia nantinya menyalurkan Zakat fitrah tersebut kepada 8 Asnaf yang berhak menerimanya," terang Kyai H.Rifai Ahmad.

Lanjutnya, Zakat fitrah (Zakat diri-red), selain kewajiban yang harus dikeluarkan bagi umat Islam setahun sekali, merupakan rangkaian dari kewajiban puasa di bulan Ramadhan.

Dan Zakat fitrah mengandung makna amal ibadah solih serta cermin rasa solidaritas kepada fakir miskin maupun kaum Duafa.

"Mari kita sempurnakan amal ibadah puasa kita di bulan Ramadhan dengan mengeluarkan Zakat fitrah, "pungkasnya. (komet) 

Related News