Lagi Pacaran, Sepeda Motor Dirampas

Poto : Ilustrasi
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Mendekati lebaran berbagai aksi kejahatan mulai terjadi. Sepasang muda-mudi menjadi korban perampasan Sepeda Motor pada Minggu (13/7).

Peristiwa ini seperti dialami oleh Lili Binti Giyono (17) warga Jalan Seriti, Desa Sapta Mulya, Kecamatan Rimbo Bujang,  sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu korban bersama pacarnya berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Vario.

Sepanjang perjalanan korban sudah diikuti pelaku, dan sesampainya di Simpang Jalan Merpati, Desa Sapta Mulya, pelaku menghentikan korban dan merampas sepeda motornya dan kabur.

Korban pun hanya bisa menangis sehingga mengundang sejumlah warga berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP). Pada saat bersamaan Kepala Desa Sapta Mulya Bagio Santoso, melintas di TKP.

Melihat nasib warganya Kades bermaksud membantu, mengantarkan korban ke rumahnya di Jalan Seriti. Namun nahas menimpa Kepala Desa, sepulang dari mengantarkan warganya itu, sesampainya di Simpang Jalan Kuao, sepeda motor yang dikendarai menabrak Sapi yang kebetulan melintas di depannya.

Akibat insiden tersebut, Kepala Desa tidak sadarkan diri. Warga juga berdatangan ke tempat tersebut, dan langsung melarikan Kepala Desa ke rumah sakit.

Istri Kepala Desa, Salmunah, saat dihubungi melalui Nomor Handphone suaminya membenarkan kejadian tersebut. Hingga kemarin sekitar pukul 12.00 WIB, Kepala Desa belum sadarkan diri.

"Dibagian kepalanya ada memar, dan kata dokter bapak menderita gegar otak ringan,” ujar Salmunah.

Sementara itu, Kapolsek Rimbo Bujang AKP Feby Herianto, membenarkan peristiwa tersebut. Namun menurutnya hingga kemarin korban perampasan sepeda motor belum melaporkan peristiwa yang dialaminya. Demikian juga insiden yang dialami Kepala Desa, menurutnya itu tidak ada kaitannya dengan kejadian perampasan sepeda motor.

"Memang ada perampasan sepeda motor, tapi korbannya belum lapor. Dan kalau kejadian yang dialami oleh Kepala Desa itu sudah merupakan Laka tunggal,” ujar Feby.

Namun demikian, Feby mengaku telah menurunkan anggotanya untuk melalukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut akan diminta keterangan, termasuk warga yang menjadi saksi di TKP. (nug)

Related News