Ayah Paksa Tiduri Dua Anak Kandungnya

Poto : Ilustrasi
TEBOONLINE.COM, TEBOULU – Lagi – lagi, perbuatan bejad seorang Ayah terhadap anak kandungnya kembali terjadi di Kecamatan Tebo Ulu. Kali ini, terjadi di Desa Bunga Tanjung dimana seorang Ayah berinisial Z, telah tega memaksa meniduri kedua anak kandungnya sendiri.
 
Seperti yang diungkapkan oleh Paman korban (Paman anak dari pelaku_red), Bujang Latif. Diungkapkan Bujang, pelaku telah melakukan pemerkosaan terhadap kedua anak kandungnya dalam waktu yang berbeda.
 
Kejadian pertama, sebagai korban adalah anak pertama. Sebut saja namanya Bunga,  korban telah dipaksa oleh pelaku untuk melayani hawa nafsu bejad sang pelaku yang tak lain adalah Ayah kandung. Dimana saat itu korban masih duduk di bangku kelas 3 setingkat SMA dan saat ini korban sudah duduk dibangku Kuliah
 
Sebenarnya, ketika pelaku meniduri anak pertamanya pada saat itu sekitar dua tahun yang lalu, kejadian itu terbongkar namun tidak sampai mencuat karena situasi saat itu dapat diredam oleh keluarga. Namun, usai terbongkar pada saat itu, korban trauma dan tidak mau lagi tingggal bersama dengan Ayahnya. Diketahui, korban pindah ke Muara Bulian dan bersekolah disana.
 
Rupanya, kelakuan pelaku bukannya insaf paska terbongkarnya pelaku telah meniduri anak pertamanya tersebut. Pelaku malah semakin menjadi, sekitar satu minggu yang lalu di rumah, pelaku hendak memperkosa anak keduanya, sebut saja namanya Kembang.
 
Menurut informasi, awalnya, korban yang baru saja lulus Kelas 3 MTS yang ada di Kabupaten Tebo ini, menegur pelaku karena pelaku sering sekali menelpon seorang wanita yang tak dikenal. Pelaku yang tak lain adalah Ayah kandungnya pun tak terima ditegur oleh korban, saat itu pelaku mengatakan kepada korban bahwa Kakak korban (Bunga_red) sudah bisa punya anak dua dari pelaku dan pelaku kemudian memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.
 
“Yang anak pertama pernah diperkosa, itu kejadiannya sudah lama, dan ini anak kedua hampir nak diperkosa, tapi untungnya korban teriak dan minta tolong ke warga. Sekarang oleh paman korban, kasusnya sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib,” ujar Bujang Latif saat dikonfirmasi Teboonline.com, Senin (21/7).
 
Namun sayangnya, setelah kejadian yang kedua ini lanjut Bujang, pelaku kabur entah kemana. Pihak berwajib pun belum memberikan informasi paska paman korban melapor. (crew)

Related News