Tender Proyek Untuk Efisiensi Anggaran


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Ditiadakannya Penunjukan Langsung (PL) dalam proses pembagian proyek pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2014 bertujuan untuk efisiensi anggaran. Dengan tender, diharapkan harga lebih real karena terjadi persaingan antar kontraktor.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Tebo, Zulkipli, kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/6). Kebijakan tersebut, menurut dia dilakukan di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD)
yang ada.

"Pelaksananya Dinas Pekerjaan Umum, kami cuma mengikuti aturan yang ada, dan proses itu sudah melalui persetujuan DPRD" ujar Zulkipli.

Diakui di dinas Dikbupora terdapat banyak proyek yang biasanya dibagi secara PL. Tapi proyek bernilai di bawah Rp 250 juta itu saat ini banyak yang dijadikan 1 paket untuk kemudian ditenderkan.

Sebagai contoh, selama ini banyak proyek bernilai Rp 100 juta, saat di PL kan proyek tersebut nilainya tidak berubah. Namun dengan adanya tender, nilai proyek tersebut dapat berkurang misalkan menjadi lebih Real.

"Mungkin proyek Rp 100 Juta itu bisa berkurang menjadi sekitar Rp 90 juta," jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Zulkipli, dana yang ada dapat dianggarkan untuk Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Atau bisa juga menjadi silva untuk tahun anggaran berikutnya.

Terkait adanya keluhan perusahaan kecil yang khawatir tidak akan mendapatkan proyek, menurut Zulkipli itu tidak akan terjadi. Sebab nilai paket masih ada yang bernilai kecil antara Rp 250 juta hingga Rp 1,5 Miliyar. (crew)

Related News