Kemetrologian Perindag Jambi, Gelar TeraTimbangan

Tera Ulang Timbangan di Pasar Sarinah
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Balai Pelayanan Kemetrologian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Propinsi Jambi, menggelar pelayanan Tera Ulang Timbangan, bertempat di Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, Rabu  (23/6).                                                                                
Untuk Kelurahan Wirotho Agung, pelayanan Tera ulang Timbangan di pusatkan di Pasar Sarinah, dengan tujuan pemilik atau pengguna Timbangan (Pedagang_red), lebih dekat jangkauannya mendatangi tempat lokasi pelayan tersebut.

Untuk wilayah Kecamatan Rimbo Bujang Kelurahan Wirotho Agung, pelayanan Tera Ulang Timbangan digelar selama dua hari, yakni hari Senin dan Selasa, tanggal 23 dan 24 Juni 2014. 

"Untuk diketahui Kemetrologian Perindag melayani Tera ulang Timbangan dari semua jenis milik masyarakat, dan selanjutnya petugas akan menggelar pelayanan Tera Timbangan di Kecamatan VII Koto," jelas Hasanudin, ketua tim Balai Pelayanan Kemetrologian Perindag Propinsi Jambi, pada Teboonline.com, Senin (23/6).

Dikatakannya, Tera Timbangan berlaku selama setahun, dan setiap pemilik yang mempergunakan Timbangan berkewajiban untuk melakukan Tera ulang setahun sekali, apa bila masa berlaku Tera Timbangan sudah mati. Terkait yang melanggar Tera Timbangan yang sudah mati dan tetap di pergunakan, bisa dikenakan sanksi berupa kurungan penjara selama satu tahun atau denda uang maksimal Rp 1 juta.

"Kami himbau kepada masyarakat pemilik dan pengguna Timbangan, dengan penuh kesadaran untuk menterakan Timbangannya untuk mendapatkan legalitas, " tandas Hasanudin.

Sementara itu, Soedjarijo Lurah Wirotho Agung menyebutkan, menurutnya Tera ulang Timbangan dari institusi yang berwenang, untuk mendapatkan legalitas (Timbangan_red) sangat positif,

"Tera ulang Timbangan, merupakan menyangkut kepentingan dunia dan akhirat, pasalnya transparansi standar Timbangan didukung dari pandangan Kacamata Agama. Untuk itu masyarakat pengguna Timbangan untuk menterakan Timbangannya," pungkas Lurah Soedjarijo. (komet)

-

Related News