Dumyati : Sekolah Beli Buku Kurikulum 2013 Palsu Tanpa Sepengetahuan Dinas

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Mencuatnya kabar sekolah telah membeli buku Kurikulum 2013 padahal prosesnya sendiri belum selesai dikatakan oleh Kabid Dikdas Dikbudpora Tebo yang juga merupakan Manajer BOS Kabupaten Tebo 2014, Dumyati, tidak melalui mekanisme yang benar.

Proses pembelian buku Kurikulum 2013 sendiri saat ini dikatakan Dumyati masih dalam proses pendataan dan pesanan sesuai kebutuhan sekolah.

“Kita masih mendata dan mengumpulkan pesanan buku apa saja dan jumlah berapa dari masing-masing sekolah,” sebut Dumyati.

Dikatakannya, mengenai adanya kabar yang mengatakan ratusan SD di Kabupaten Tebo telah membeli buku Kurikulum 2013 melalui UPTD dikatakan Dumyati hal tersebut bukanlah merupakan instruksi dari Dikbudpora Tebo.

“Informasinya juga sudah saya terima kalau SD di Tebo ada beli buku Kurikulum 2013, tetapi setahu saya Dikbudpora Tebo tidak pernah menginstruksikan buku kurikulum 2013 di luar yang saat ini kita laksanakan,” lanjut Dumyati.

Ditambahkannya, dinas tidak pernah melarang sekolah untuk membeli buku, tetapi haruslah sesuai dengan apa yang dibutuhkan, dan harus juga tepat terlebih lagi apabila menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana BOS.

“Kalau ada sekolah yang mau beli buku penunjang ya silahkan, tetapi jangan menggunakan dana BOS, dana BOS hanya diambil 5 persennya untuk pembelian buku Kurikulum 2013,” tegas Dumyati. (crew)

Related News